
KLUNGKUNG – Sebanyak 7.415 warga di Kabupaten Klungkung, akan segera menerima bantuan beras dari pemerintah pusat melalui program Bantuan Pangan Beras (BPB). Setiap penerima manfaat akan memperoleh alokasi sebanyak 20 kilogram beras untuk periode bulan Juni dan Juli 2025.
Distribusi bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjamin ketahanan pangan masyarakat, khususnya dalam menghadapi lonjakan harga beras yang terjadi belakangan ini.
Penyaluran beras direncanakan akan dimulai pada 16 Juli dan ditargetkan selesai paling lambat 31 Juli 2025.Kepala Bidang Ketahanan Pangan Kabupaten Klungkung, Luh Ketut Eka Susanti, menyampaikan proses pendistribusian akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Tadi ada rapat dengan seluruh desa, termasuk dengan pimpinan Bulog Bali. Rencana penyaluran dimulai 16 Juli dan ditargetkan selesai paling lambat 31 Juli. Namun, bila ada kendala teknis, tidak menutup kemungkinan proses distribusi akan melewati batas waktu yang ditentukan,” ujar Luh Ketut Eka Susanti saat melakukan pengecekan kualitas beras di Gudang Bulog Klungkung, Senin (14/7/2025).
Pengecekan tersebut turut dihadiri oleh Pimpinan Wilayah Bulog Bali, M. Anwar, dan Kepala Gudang Bulog Klungkung, I Wayan Adi Astika. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kualitas beras yang akan dibagikan layak konsumsi dan memenuhi standar yang ditetapkan oleh pemerintah.
Luh Ketut Eka Susanti menambahkan data penerima bantuan ditentukan langsung oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Hanya masyarakat yang telah terdaftar dalam data resmi pemerintah yang berhak menerima alokasi bantuan tersebut. Pemkab Klungkung imbuh Eka Susanti, berkewajiban mengecek kesesuaian kualitas dan kuantitas beras yang akan disalurkan.
Program BPB merupakan salah satu langkah strategis pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas pangan nasional dan meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu.
Di tengah kenaikan harga bahan pokok, terutama beras, bantuan ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam menjaga daya beli dan ketersediaan pangan rumah tangga penerima manfaat.
Selain Klungkung, program bantuan pangan beras ini juga disalurkan secara serentak di berbagai daerah lain di Indonesia, sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh warga negara memperoleh akses pangan yang cukup dan berkualitas. (yan)








