
KLUNGKUNG – Ni Nyoman Sutami, seorang nenek berusia 85 tahun terisolasi di dalam rumahnya seorang diri setelah akses jalan menuju rumahnya di Lingkungan Besang Tengah, Kelurahan Semarapura Kaja, Kecamatan Klungkung longsor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Minggu (6/7) malam.
Longsor terjadi sekitar pukul 20.30 WITA saat hujan lebat mengguyur secara terus-menerus. Tebing di dekat rumah korban tidak mampu menahan derasnya aliran air, hingga akhirnya longsor , memutus jalan satu-satunya yang biasa digunakan warga dan keluarga korban untuk mengakses rumah tersebut.
Menurut keterangan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lingkungan Besang Tengah, Putu Sedana Yoga, nenek Sutami tinggal seorang diri di rumah setelah ditinggal oleh suaminya, I Wayan Kawan tahun 2011.
Sutami baru diketahui terjebak setelah iparnya hendak membawakan makanan tidak dapat melintasi jalan yang terputus, Senin (7/7) pagi. Untuk bisa masuk ke rumah Sutami, saksi terpaksa melewati rumah warga.
“Kami sangat khawatir dengan kondisi beliau, apalagi usia beliau sudah lanjut dan tinggal sendiri. Kami sudah melapor ke atasan agar segera mendapat penanganan,” ujar Sedana Yoga.
Sedana Yoga mengatakan, Ni Nyoman Sutami tercatat sebagai salah seorang penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yakni program bantuan sosial dari pemerintah kepada keluarga miskin atau rentan miskin yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (PKH).
Salah seorang keponakan Ni Nyoman Sutami,Nengah Sujana menyatakan, pihak keluarga sempat mengajak Sutami pindah rumah.Karena merasa kasihan dan khawatir, dalam kondisi usia sudah renta menempati rumah seorang diri.Apalagi situasi di sekitar rumah terdapat sungai dan jurang.
“Kami sudah sepat mengajak untuk pindah rumah,tapi beliaunya tidak mau. Tapi adik saya yang setiap hari ke sini menjenguk,malam baru adik saya kembali pulang ke rumah,” ungkap Sujana.
Sementara itu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung bersama aparat kelurahan, aparat kecamatan langsung turun ke lokasi pada Senin pagi (7/7), guna melihat situasi lapangan.
Kepala BPBD Klungkung Putu Widiada menyampaikan bahwa upaya penanganan dilakukan oleh perangkat daerah terkait. Namun pihaknya akan membuat kajian sekaligus sebagai laporan kepada Bupati untuk penanganan selanjutnya.
“Kalau penanganan longsor seperti ini,dinas terkait (Dinas PU) yang punya keweangan.Tapi kami BPBD tetap membuat kajian dan melaporkannya ke atasan (bupati),” kata Widiada.
Dampak hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Klungkung pada Minggu malam, menyebabkan bencana dimana-mana, sepeti longsor diwilayah Tegalwangi,DesaNyalian,Kecamatan Banjarangkan.Banjir menerjang wilayah Desa Dawan Kelod,Kecamatan Dawan. Bahkan banjir sampai merendam Kantor Camat Dawan.
Senin pagi,aparat dari Polsek Dawan bersama TNI serta unsur kecamatan mengadakan gotong royong membersihkan genangan lumpur yang merendam kantor camat. (yan)








