
BULELENG – Mendapatkan dukungan aklamasi, 50+1 peserta Konferensi Kabupaten (Konferkab) Buleleng, Made Winingsih kembali mendapat amanah untuk memimpin PWI Kabupaten Buleleng periode 2025-2028.
Selain mengapresiasi kepercayaan 19 anggota PWI Buleleng sebagai amanah, sebagai ketua terpilih pada Konferkab PWI Buleleng yang dibuka Wayan Dira Arsana selaku ketua terpilih PWI Bali, Winingsih juga menyampaikan komitmen memperbaiki dan menindaklanjuti sejumlah program strategis yang belum optimal dilaksanakan pada periode sebelumnya sepeti pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Selama tiga tahun terakhir, kami belum sepenuhnya berhasil menguatkan kompetensi seluruh anggota. Salah satu kendala utama adalah belum terlaksananya UKW di Kabupaten Buleleng karena keterbatasan anggaran,” tandas Winingsih pada acara Konferkab PWI Kabupaten Buleleng di Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng, Rabu (25/6/2025).
Pada Konferkab yang dihadiri IGMB Dwikora Putra selaku Ketua Dewan Kehormatan PWI Bali sekaligus pengurus PWI Pusat, Winingsih berharap PWI Pusat memberi quota khusus bagi wartawan Buleleng untuk meningkatan kompetensi.
“Sehingga bisa mengikuti UKW di daerahnya sendiri, karena selama ini masih harus mengikuti UKW ditingkat provinsi melalui fasilitasi PWI Bali dan mitra lainnya,” tandas Winingsih diapresiasi I Wayan Dira Arsana.
Selain menyerahkan bantuan dana Rp2 Juta, Dira Arsana juga berharap PWI Buleleng tetap semangat menjaga komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, masyarakat, serta senantiasa menjunjung tinggi kode etik jurnalistik ditengah gempuran informasi media sosial yang tidak terkontrol.
“Konferensi ini bukan sekedar serimonial, pemilihan pengurus, tapi juga pembuktian bahwa PWI Buleleng mampu menjaga marwah organisasi melalui proses demokratis berlandaskan AD/ART,” tegasnya.
Sementara Dwikora Putra mengapresiasi pelaksanaan Konferkab PWI Buleleng tahun 2025 yang berjalan lancar dan demokratis sebagai wujud nyata konsistensi kebersamaan dalam menjaga marwah organisasi, refleksi menuju penyempurnaan konfercab sebelumya.
“Saya berharap, kepengurusan baru yang mengusung semangat kebersamaan dan kolaborasi, tidak hanya mampu menjaga integritas organisasi serta memperjuangkan kesejahteraan anggota, tapi juga meningkatkan kontribusi dalam penanganan hoak atau informasi bohong yang demikian marak di media sosial, sesuai misi yang disampaikan ketua terpilih,” tandasnya.
Dwikora yang juga mengapresiasi kemunculan 4 orang bakal calon ketua, Made Winingsih, Francelino Ximenes deFreitas, Made Suartha dan Ida Putu Karmaya pada konferkab sebagai wujud demokrasi. Dwikora juga berharap peningkatan kompetensi dan penerapan kode etik mampu mengurangi konflik yang dipicu produk jurnalitik. (kar/jon)








