
KLUNGKUNG— Jalan Raya Banjarangkan, yang menghubungkan perbatasan Kabupaten Klungkung-Gianyar hingga Museum Gunarsa, akan segera tampil lebih terang dan estetik. Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Dinas Perhubungan bersiap memasang Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) bertiang ornamen antik di sepanjang ruas jalan tersebut.
LPJU ini dirancang dengan tiang setinggi 8 meter, lengkap dengan ukiran khas, mudra, dan sendi, menghadirkan nuansa seni dan identitas lokal. Pada bagian ujung tiang akan dipasang ornamen mudra berkonsep bunga/sekar Cempaka, lambang kebanggaan Kabupaten Klungkung. Sementara itu, untuk sistem pencahayaan, lampu LED 90 Watt akan digunakan demi efisiensi dan ketahanan.
Rencana tersebut dipaparkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Klungkung, I Gusti Gede Gunarta, di hadapan Bupati Klungkung I Made Satria dan Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra dalam rapat yang berlangsung di Kantor Bupati, Kamis (17/4/2025).

“Sebanyak 66 titik LPJU akan dipasang di satu sisi ruas jalan dengan jarak antar lampu sekitar 50 meter. Pekerjaan fisik akan dimulai pertengahan Juni 2025, dengan anggaran sebesar Rp 2,4 miliar lebih, yang bersumber dari dana BKK Badung,” ungkap Gunarta.
Pemasangan LPJU ini tak hanya akan dilakukan di Banjarangkan, tetapi juga berlanjut ke wilayah Kecamatan Klungkung, Kecamatan Dawan, hingga Nusa Penida pada Juli hingga November 2025.
Dalam rapat tersebut, Bupati Klungkung I Made Satria meminta agar jarak antar lampu yang sebelumnya dirancang 50 meter dapat diperketat menjadi 30 meter.
“Ini merupakan bagian dari langkah mewujudkan Klungkung yang lebih cerah dan menyala, sejalan dengan visi misi kami. Kami harap kehadiran LPJU ini bisa meningkatkan rasa aman, kenyamanan, sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas di malam hari,” tegas Bupati Satria.
Rapat pemaparan ini juga dihadiri oleh Perbekel Desa Banjarangkan, perwakilan PLN Cabang Klungkung, serta Balai Jalan. (yan)








