
KLUNGKUNG – Pantai Pandan yang berlokasi di Dusun Sompang, Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung menalan korban.
Tiga warga Sompang yakni, I Made Suardana (18), I Made Ardiyasa (19) serta I Wayan Wisnu (18) terseret arus saat asyik main selancar pada Rabu (2/4/2025), pukul 15.30 WITA.
Dalam peristiwa itu dua orang, I Made Ardiyasa serta I Wayan Wisnu berhasil menyelamatkan diri, sementara I Made Suardana meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Gema Santi.
Peristiwa naas itu bermula, ketiga pemuda asal Dusun Sompang itu janjian lewat group WhatsApp akan mandi di Pantai Pandan. Kemudian mereka bertemu di salah satu bengkel di Dusun Sompang.
Ketiganya lalu meluncur ke Pantai Pandan. Sesampai di pantai mereka meminjam papan selancar pada salah satu pemilik warung yang berada di dekat pantai. Sambil menenteng selancar ke pantai, ketiganya merasakan canda tawa.
Tidak berselang lama korban Made Suardana beserta saksi Made Ardiasa dan Wayan Wisnu mendayung papan selancar tersebut menggunakan tangan dengan bersamaan.
Apes menimpa mereka, tak berlangsung lama ketiganya terseret arus hingga ke tengah laut.
Mengetahui hal tersebut Wayan Wisnu langsung melepaskan selancar diikuti Ardiasa, keduanya berhasil menyelamatkan diri hingga sampai di tepi pantai.
Sebaliknya korban Suardana masih berada di atas papan selancar tersebut. Mengetahui dirinya yang berada seorang diri di atas papan selancar dan terbawa arus, korban kemudian langsung melepas papan selancar tersebut untuk menyelamatkan diri.
Tetapi arus pada saat itu sangat kuat sehingga membuat korban menjadi panik dan kewalahan hingga yang bersangkutan tenggelam.
Mengetahui korban tenggelam, dua teman korban, Ardiasa dan Wayan Wisnu meminta bantuan kepada warga sekitar termasuk wisatawan yang kebetulan sedang menikmati keindahan Pantai Pandan.
Korban akhirnya berhasil dievakuasi berkat bantuan seorang guide yang saat itu kebetulan mengantarkan 3 tamunya hendak menikmati panorama alam bawah laut Pantai Pandan.
Korban Suardana dibawa ke tepi Pantai Crystal Bay, kemudian sempat mendapatkan pertolongan pertama dari warga dan sejumlah wisatawan.
Korban akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Gema Santi dalam kondisi tidak sadarkan diri.
“Saat tiba di rumah sakit langsung mendapatkan penanganan petugas medis. Nyawa korban tidak terselamatkan, dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis,” kata Kasi Humas Polres Klungkung AKP Agus Widiono seizin Kapolres AKBP Alfons WP Letsoin, Kamis (3/4/2025).
AKP Agus Widiono mengingatkan warga senantiasa mewaspadai setiap ancaman bahaya di laut. Lebih-lebih di tengah cuaca ekstrem ditandai angin kencang dan hujan. (yan)








