
BULELENG – Sebanyak 185 orang warga binaan (WB) di Lapas Kelas IIB Singaraja mendapatkan remisi khusus Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1947 dan Hari Suci Idul Fitri, 1 Syawal 1446 Hijriah tahun 2025. Dari 185 warga binaan, 133 orang diantaranya beragama Hindu dan 52 orang lainnya beragama muslim tersebut, tidak ada WB yang langsung bebas.
“Dari 185 warga binaan penerima remisi khusus Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri tahun 2025, tidak ada yang langsung bebas,” tandas Kepala Lapas Kelas IIB Singaraja, I Gusti Lanang ACP usai memantau persiapan kegiatan kunjungan keluarga bagi WB muslim di Lapas Kelas IIB Singaraja, Senin (31/3/2025).
Kalapas Gusti Lanang memaparkan, pada penyerahan surat keputusan tentang pemberian remisi yang dilaksanakan secara daring, sebanyak 133 WB beragama Hindu mendapatkan remisi khusus Hari Raya Nyepi, Tahun Baru Caka 1947 dengan besaran bervariasi 15 hari, 1 bulan dan 1 bulan 15 hari.
“Sementara remisi khusus Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1446 Hijriah diberikan kepada 52 orang warga binaan beragama muslim dengan besaran 15 hari, 1 bulan, 1 bulan 15 hari dan 2 bulan,” terangnya.
Selain ibadah sesuai agama masing-masing, Lapas Kelas IIB Singaraja juga melaksanakan layanan kunjungan keluarga bagi WB beragama muslim selama dua hari.
“Memberikan kesempatan halal bihalal serangkaian hari raya Idul Fitri, dengan tetap mengacu pada protap kunjungan yang ada,” pungkasnya. (kar/jon)








