
Pj Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika mengikuti rapat membahas inflasi daerah
KLUNGKUNG – Menjelang Natal dan tahun baru (Nataru) sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan harga.
Hal ini menjadi perhatian serius para bupati/walikota se-Bali. Saat para bupati dan walikota mengikuti rapat bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bali di Ruang Tirta Gangga Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Denpasar, Jumat (20/12/2024), masalah kenaikan barang, inflasi dan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah menjadi pembahasan serius.
Tak terkecuali Penjabat Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika ikut menghadiri acara High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim (TP2DD) Provinsi Bali.
Dalam kesempatan tersebut Sekrataris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra mengingatkan menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2025. TPID Prov Bali harus bekerja sama dengan pemangku kepentingan menjaga ketersediaan pasokan pangan hingga menjaga kenaikan harga agar tidak melebihi target.
Untuk menjaga pasokan dan inflasi seperti memastikan ketersediaan pasokan, memastikan kelancaran distribusi, memastikan keterjangkauan harga, hingga melakukan komunikasi efektif sehingga masyarakat atau konsumen mendapat informasi yang valid terkait perkembangan harga komoditi.
“Secara garis besar, Inflasi Provinsi Bali pada bulan November tidak melampau nasional. Elektronisasi pemerintah daerah harus di kembangkan terus,” ujar Sekda Dewa Indra.
Dalam acara tersebut juga diisi dengan penyerahan dan komitmen bersama untuk percepatan digitalisasi se-Provinsi Bali melalui pengembangan kawasan ekositem digital se-Provinsi Bali. (yan)








