
BULELENG – Bali Farm House hadir di Bali Utara untuk memperkaya kasanah destinasi wisata alam di sekitar area Taman Wisata Alam Danau Buyan Desa Pancasari Kecamatan Sukasada.
Selain memperkaya khasanah wisata, destinasi wisata yang tak hanya bersifat rekretif tapi juga edukatif tentang beragam fauna ini juga sekaligus menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung, sumber pendapatan asli daerah (PAD) dan menyerap tenaga kerja lokal.
“Bali Farm House hadir disini, untuk memperkaya khasanah destinasi wisata alam khususnya tentang beraneka ragam fauna, dari dalam maupun luar negeri, iya sebagai destinasi wisata rekreatif dan edukatif,” ungkap Manager Operasional Bali Farm House, Yohannes Suryantomo saat mensosialisasikan destinasi wisata terbarukan di Desa Pancasari Kecamatan Sukasada, Jumat (14/6/2024).
Dengan lahan seluas 7 hektar, kata Yohannes, Bali Farm House tidak hanya memberikan kesempatan bagi para pengunjung untuk berinteraksi langsung dengan Alpaca, fauna/hewan yang menjadi maskot destinasi wisata berlatar belakang pegunungan ala Swiss dan asitektur Tuscan Style, tapi juga sekaligus berswafoto.
“Pengunjung juga dapat berinteraksi dengan berbagai hewan yang tak kalah menarik seperti burung unta, kelinci, kambing hutan ceko, ayam silkie, kuda poni, burung merak, hamster dan keledai. Jika ingin berinteraksi, menyentuh atau memberi makan hewan sebaiknya beli pakan khusus yang telah disediakan pengelola, karena pakan telah difermintasi atau diuji laboraturium untuk keamanan hewan dan juga pengunjung,” terangnya.
Tak hanya berswafoto, Bali Farm House juga bisa menjadi pilihan untuk Spot Prewedding yang eksotis.
Yohannes menambahkan, dengan lokasi yang berada pada kawasan TWA Buyan – Tamblingan, Bali Farm House juga berpotensi untuk mengembangkan sarana prasarana pariwisata seperti camping ground, guest house, hotel dan restoran.
“Kedepan kita mungkin akan mengembangkan destinasi wisata ini menjadi lebih besar dengan beberapa akomodasi pendukung pariwisata, sehingga kehadiran Bali Farm House yang sudah mengurus ijin usaha, memenuhi kewajiban membayar pajak dibuktikan dengan plakat yang kami terima serta memiliki komitmen menyerap 80 % tenaga kerja lokal bisa lebih berkontribusi dalam meningkatkan PAD Kabupaten Buleleng,” tegasnya.
Informasi lebih lengkap tentang Bali Farm House yang buka dari pukul 09.00 – 17.00 Wita, kata Yohannes dapat dilihat melalui laman Istagram Bali Farm House Official. (kar/jon)








