Buleleng

Cegah Stagnasi, Pj Bupati Buleleng Tunjuk Sekdes Jadi Plt. Perbekel Desa Pengastulan

Pj Bupati Buleleng sikapi insiden Perbekel Pengastulan yang terjaring Operasi Antik.

BULELENG – Insiden yang menimpa oknum Perbekel Desa Pengastulan Kecamatan Seririt, Putu Widyasmita mendapatkan perhatian khusus Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana. Untuk mencegah terjadinya ‘stagnasi’ atau kekosongan pemerintahan paska insiden, terjaringnya oknum perbekel dalam Operasi Antik 2024, Kamis (6/6) lalu, Pj. Bupati Buleleng melalui Camat Seririt telah menugaskan Sekretaris Desa (Sekdes) Muhammad Ali sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Perbekel Desa Pengastulan. 

“Agar tidak terjadi kekosongan pemerintahan yang berdampak pada layanan masyarakat, kita telah menugaskan Sekdes menjadi Plt. Perbekel,” ungkap Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana usai launching TPAKD di Rujab Bupati Buleleng, Rabu (12/6/2024).

Kepala BKPSDM Provinsi Bali ini menandaskan terkait pengenaan sanksi terhadap yang bersangkutan, pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut dari Polres Buleleng. “Sudah kita proses, sudah dibuatkan kajian DPMD dan kita menunggu dari kepolisian, karena dasar itulah kita putuskan apakah diberhentikan sementara atau bagaimana. Itu tergantung dari surat keterangan dari kepolisian, saya hanya meminta perbekel itu tokoh, orang tua, umur boleh muda tapi saat dia duduk sebagai perbekel, dia harus beri contoh, memalukan yang seperti itu,” tandasnya. 

Seperti diberitakan, oknum Perbekel Desa Pengastulan terjaring Operasi Antik 2024 pada hari Kamis (6/6/2024) lalu dan hingga saat ini masih menjalani proses hukum di Mapolres Buleleng. (kar,dha)

Back to top button