
SPBU 54.803.03 di Jalan Raya Kuta adalah salah satu pangkalan resmi LPG 3kg di wilayah Kelurahan Kuta.
BADUNG – Kelangkaan LPG 3 kg kabarnya kembali terjadi di sejumlah wilayah. Salah satunya yakni wilayah Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta. Kesulitan mendapatkan gas melon dirasakan, terutama pada warung-warung pengecer.
Menanggapi hal tersebut, Area Manager Comm Rel & CSR PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi kembali menekankan bahwa distribusi resmi LPG 3kg hanya sampai ke pangkalan. Karenanya dia mengarahkan agar masyarakat mulai membiasakan diri untuk membeli LPG di pangkalan. “Mari beli langsung LPG di pangkalan. Sama halnya dengan beli BBM, yang langsung di SPBU,” ungkapnya.
Soal keluhan kelangkaan saat ini, dipandang sekaligus menggambarkan bahwa selama ini banyak masyarakat yang masih terbiasa membeli LPG di pengecer. Padahal harganya cenderung lebih tinggi ketimbang Harga Eceran Tertinggi (HET) ditetapkan gubernur. Dan selain itu, ketersediaan stoknya juga tidak terjamin.
“Kalau di warung-warung kosong, itu karena pangkalan memang disarankan melayani pengguna langsung. Ini terkait dengan program subsidi tepat sasaran. Jangan sampai informasi mengenai kelangkaan LPG, ternyata bersumber dari pengecer yang saat ini sulit dapat barang,” ucapnya.
Sesuai aturan berlaku berkenaan dengan program subsidi tepat, pembelian LPG di pangkalan katanya wajib menyertakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Ketika dalam 1 KK ada 4 orang yang sudah memiliki NIK, maka masing-masing mendapat kesempatan untuk membeli LPG di pangkalan. “Jadi memang hal itu bisa diindikasikan dipergunakan sebagai salah satu modus pengecer memperoleh LPG di pangkalan,” imbuhnya.
Terpisah, Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Badung, I Made Adi Adnyana menyebut bahwa pihaknya belum menerima informasi mengenai adanya kelangkaan LPG di wilayah Kuta. Namun demikian, dia pun langsung bergerak cepat melakukan komunikasi dengan pihak Pertamina.
“Barusan saya sudah hubungi pihak Pertamina. Katanya hari ini mereka memiliki rencana penyaluran 1.100 tabung LPG ke 16 pangkalan di wilayah Kelurahan Kuta,” ungkapnya sembari memberikan daftar 16 pangkalan dimaksud.
Sementara itu, ketika dilakukan pengecekan ke salah satu pangkalan, yakni SPBU 54.803.03 di Jalan Raya Kuta, sekitar pukul 11.30 wita stok LPG 3 kg sudah dalam keadaan kosong. Kabarnya LPG 3 kg pada pangkalan tersebut sudah diserbu warga pada dini hari, mulai sekitar pukul 06.00 wita. (adi,dha)








