
BULELENG – Tahapan pesta demokrasi menuju Hari Pemungutan Suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali serta Bupati dan Wakil Bupati Buleleng tanggal 27 November 2024 di Bumi Den Bukit semakin dinamis.
Dengan plat form sebagai partai nasonalis demokratis, DPD Partai Nasdem Kabupaten Buleleng yang membuka penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati secara terbuka tanpa mahar telah menerima 4 orang pendaftar, 2 orang dari ‘varian’ tokoh politik dan 2 orang dari ‘varian’ independen.
“Iya, pada hari terakhir penjaringan bakal calon, Bapak Nyoman Sugawa Korry mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati dari Partai Nasdem,” ungkap Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Buleleng I Made Jayadi Asmara usai menerima berkas pendaftaran dari Sugawa Korry di sekretariat Partai Nasdem Buleleng, Selasa (7/5/2024).
Jayadi didampingi Agus Santa Wardana menandaskan pendaftaran 2 orang tokoh politik Buleleng, Dewa Nyoman Sukrawan dan Nyoman Sugawa Korry pada penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati tidak hanya menjadi kebanggaan tapi juga sebuah kehormatan.
“Terlebih lagi, sudah ada dua tokoh independen Buleleng yakni Bapak Anak Agung Wiranata Kusuma dan Bapak Gede Wardana juga berkenan mendaftarkan diri pada penjaringan terbuka tanpa mahar yang kami buka bagi putra putri terbaik Buleleng untuk bersama-sama menuju Pilkada Serentak Tahun 2024. Astungkara, berkas pendaftaran dari dua tokoh independen ini bisa kami terima malam ini hingga pukul 23.59 Wita,” tandasnya.
Jayadi menegaskan, kepercayaan dari tokoh politik dan independen ini akan diapresiasi dengan proses seleksi yang transparan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan DPP Partai Nasdem.
Senada dengan Ketua DPD Partai Nasdem Buleleng, Nyoman Sugawa Korry mengaku mendaftarkan diri karena memiliki chemistri dengan Partai Nasdem dan atas seijin induk partai.
“Kita mengapresiasi penjaringan Nasdem dengan jargon terbuka tanpa mahar dan sesuai dengan aspirasi masyarakat untuk membangun Buleleng. Saya tertarik dan menghormati proses yang berjalan dinamis ini dan juga mekanisme, termasuk meminta ijin induk patai untuk mendaftar disini dan sudah diijinkan,” tegasnya.
Sugawa yang juga Ketua DPD Partai Golkar Bali menambahkan dengan memiliki 6 kursi di DPRD Kabupaten Buleleng, Nasdem memiliki prosisi strategis dalam pembentukan koalisi.
“Iya, salah satunya itu harapan kami sehingga kita bisa jalani dengan kuat. Nanti waktunya bisa terbentuk koalosi Indonesia Maju Plus,” pungkasnya.(kar/jon)








