
BULELENG – Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana membuka kegiatan ‘Malam Kebersamaan’ bertajuk ‘Semarak Buleleng Berbangga’ tahun 2024.
Tak hanya menekankan apa dan kenapa menggunakan tageline ‘Buleleng Berbangga’, pada momentum yang dihadiri Forkompinda, pimpinan DPRD Buleleng dan OPD Pemkab Buleleng juga digelorakan semangat berbangga, memberi ruang bagi UMKM dan Pertanian untuk lebih maju, melayani masyarakat sepenuh hati dan mencintai Buleleng seutuhnya.
“Oleh karena itulah UMKM sengaja kita wadahi, kita beri ruang, kita gratiskan untuk UMKM kita sehingga kedepan bisa lebih maju,” tandas Lihadnyana saat membuka kegiatan ‘Malam Kebersamaan, Semarak Buleleng Berbangga’ di Lapangan Bhuwana Patra Singaraja, Selasa (26/3/2024).
Kepala BKPSDM Provinsi Bali ini menegaskan pelibatan UMKM juga didasari atas sebuah kesadaran tumbuhnya perekonomian Buleleng karena memiliki UMKM dan Pertanian.
“Apa tagline Buleleng dan kenapa menggunakan Buleleng Berbangga. Buleleng Berbangga kita lihat dari tiga dimensi utama, dari sebuah kehidupan kita yaitu alam, manusia atau semeton atau krama, dan kebudayaan. Buleleng memiliki lahan paling luas di Bali, lahannya nyegara gunung, Buleleng satu-satunya kabupaten yang memiliki dua danau, itu adalah sebuah potensi,” terangnya.
Buleleng juga memiliki jumlah penduduk yang banyak sebagai sumber daya manusia, dan juga memiliki kebudayaan dengan maenstro sebagai potensi luar biasa yang dapat digerakkan untuk membawa Buleleng menjadi lebih maju dan sejahtera.
Pada kegiatan ‘Malam Kebersamaan’ yang digelar tanggal 26-30 Maret 2024, lanjut Lihadnyana, panitia memberikan pelayanan publik melibatkan berbagai instansi.
“Pelayanan pajak disana, untuk KTP untuk BPJS, semua kita siapkan disini agar benar-benar semeton Buleleng bangga menjadi masyarakat Buleleng, mari kita cintai, mari kita miliki Buleleng ini seutuhnya, niskala sekala, sehingga benar-benar dimanapun kita berada pada situasi apapun Buleleng tetap berada terdepan dimasa yang akan datang,” tegasnya.
Seiring semakin bertambahnya usai Kota Singaraja, Lihadnyana juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Buleleng untuk bersama-sama memahami arti penting sejarah hari lahirnya Kota Singaraja.
Dengan memekikkan Yel Buleleng, Lihadnyana mengajak seluruh undangan dan warga masyarakat yang hadir untuk bersama-sama menggemakan ‘Semarak Buleleng Berbangga’.
“Mari bulatkan tekad mewujudkan rasa bangga, bangkitkan nilai kebersamaan serta pererat tali persaudaraaan, pasemetonan kita untuk berbaur dalam satu pandangan membangun Buleleng yang kita cintai ini,” tandasnya.
Ia menambahkan, semakin matangnya usia Kota Singaraja juga hendaknya dibarengi dengan kematangan pemerintah daerah dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan dan pembangunan.
“Selamat Ulang Tahun ke-420 Kota Singaraja, Mari bulatkan tekad wujudkan rasa bangga,” tandas Lihadnyana lanjut membuka kegiatan ditandai dengan penyalaan obor. (kar/jon)








