
BADUNG – Selain merenggut nyawa seorang pemotor yang tertimpa pohon, cuaca ekstrem angin kencang yang terjadi di sebagian kawasan di Kecamatan Petang, Rabu (13/3/2024), menyebabkan kerusakan sejumlah bangunan. Salah satunya robohnya balai gong di Pura Penataran Sari, Banjar Petang Dalem, Desa Petang.
Robohnya balai gong berukuran panjang 10 meter, lebar 6 meter dan tinggi penyengker 2 meter tersebut, terjadi sekitar pukul 14.19 wita. “Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi, balai gong roboh seketika akibat tiupan angin yang sangat kencang,”ungkap Kepala Pelaksana BPBD Badung I Wayan Darma saat dikonfirmasi via telepon kemarin.

Tidak ada korban jiwa pada kejadiaan, lantaran saat peristiwa berlangsung kondisi di lokasi sepi tidak ada warga. “Untuk kerugian masih dihitung, yang jelas kerusakan terjadi pada balai gong dan tembok penyengker,”katanya. Kejadian selanjutnya terjadi di Banjar Lipah di Desa Petang. Sebuah pohon manggis tumbang menimpa rumah I Gusti Ngurah Suarjana.
Kejadian sekitar pukul 14.30 Wita tersebut menyebabkan kerusakan pada bagian atap rumah dengan luas 4 x 4 meter. Berikutnya sekitar pukul 14.30 wita juga terjadi pohon tumbang di Banjar Badauh, Desa Carangsari. Pohon yang sudah lapuk tumbang menghalangi badan jalan. Pada saat bersamaan sebuah pohon tumbang menimpa sebuah mobil pick up di Jalan Raya Belok-Sidan, Desa Belok Sidan.
“Untuk kejadian di Belok Sidan langsung ditangani tim FPRB ( Forum Pengurangan Resiko Bencana) Desa Belok/Sidan bersama masyarakat setempat. Kerusakan terjadi pada kendaraan dan tidak ada korban jiwa,” terangnya.
Saat ini pihaknya bersama tim dalam kondisi siaga, mengingat angin masih bertiup cukup kencang. Dan menghimbau masyarakat berhati-hati. Kalau memang tidak ada kepentingan mendesak diharapkan tetap berada di rumah, dan menjauhi kawasan yang berpotensi terjadi bencana. (lit,dha)








