Gianyar

Pecalang Tegur Warga Keluyuran Saat Nyepi Dikeroyok

GIANYAR – Hari Raya Nyepi diwarnai aksi pengeroyokan menimpa seorang pecalang di Jalan Raya Banjar Penginyahan, Desa Puhu, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Senin (11/3/2024) sekitar pukul 16.30 WITA.

Informasi yang dihimpun, korban I Wayan Suteja sedang mengamankan pelaksanaan Nyepi di lingkungan Desa Adat Pengiyahan.

Sekitar pukul 14.30 WITA, tiga orang warga yaitu I Wayan Surdana alias Mer, I Wayan Hendra, I Made Ade Suwindra melintas di perempatan Jalan Balai Banjar Penginyahan.

Korban pun menegur dan melarang mereka melewati perempatan jalan raya sesuai kesepakatan adat selama pelaksanaa Hari Raya Nyepi.

BACA JUGA:  Lewat "Titi Gonggang", Sekaa Gong Banjar Bona Sampaikan Pesan Moral Jaga Keseimbangan Hidup

Bukannya minta maaf dan kembali pulang, I Wayan Mer malah tersinggung. Namun, korban yang saat itu jaga bersama rekannya I Wayan Widiastra tidak menanggapi.

Sekitar pukul 15.00 WITA, korban bersama rekan sesama pecalang pulang untuk istirahat makan.

“Selesai makan, korban keluar rumah untuk mengecek kabel sambungan WiFi. Saat itulah, dia melihat I Wayan Mer dan I Wayan Hendradua datang dari timur. Kedua pelaku membuka baju sambil menantang korban,”ungkap sumber.

I Wayan Mer dan Hendra memukul korban hingga terjatuh. Di bawah, kedua pelaku kembali menyerang hingga Suteja mengalami luka dan bengkak di wajah, luka lecet pada kaki kiri. Kasusnya kemudian dilaporkan ke polisi.

Kapolsek Payangan AKP Nengah Sona membenarkan adanya kejadian tersebut. “Masih mediasi,  nanti kalo sudah tuntas saya infokan,” ujarnya singkat. (jay)

Back to top button