
BULELENG – Upaya menuju sukses Pemilu 2024 dilakukan Penjabat (Pj.) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana bersama Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi dan Dandim 1609/Buleleng Letkol. Kav. Angga Nurdiana dengan melakukan pemantauan pelaksanaan pesta demokrasi ke sejumlah TPS.
Selain menunjukkan kehadiran negara ditengah masyarakat untuk menjamin terselenggaranya Pemilu Berkualitas dan Berintegritas, pemantauan juga dilakukan agar dekmokrasi sebagai salah satu hak dasar rakyat dapat tersalurkan dengan baik melalui Pemilu Damai 2024.
“Merupakan kewajiban pemerintah untuk memberikan dukungan, memfasilitasi penyelanggaraan pesta demokrasi ini agar berlangsung aman, damai, lancar, luber dan jurdil,” tandas Lihadnyana saat memantau kegiatan pemungutan suara Pemilu tahun 2024 di sejumlah TPS, Rabu (14/2/2024).
Didampingi Kapolres dan Dandim 1609/Buleleng, Kepala BKPSDM Provinsi Bali ini menyatakan secara umum pelaksanaan pemungutan suara Pemilu tahun 2024 di Kabupaten Buleleng berlangsung aman dan lancar.
“Selain kesiapan KPPS selaku penyelenggara, kita juga patut mengapresiasi antusias warga masyarakat datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya sebagai sebuah kesadaran berdemokrasi yang patut kita banggakan bersama sebagai spirit membangun bangsa ini menjadi lebih baik,” tandas Lihadnyana dibenarkan Ida Bagus Widwan Sutadi.
Selaku Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi juga mengapresiasi kinerja perangkat TPS dalam melayani masyarakat pemilih.
“Petugas KPPS dalam menyiapkan kegiatan pemungutan suara, personil TNI/Polri bersama Linmas dalam mengamankan lokasi TPS,” tandasnya.
Ia berharap, kekompakan perangkat TPS ini dapat mengantarkan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya di TPS dengan aman, damai, lancar serta luber-jurdil.
“Kami dari pihak kepolisian mengapresiasi antusias warga masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya di TPS sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas dan kamtibmas, khususnya selama tahapan pemungutan dan penghitungan suara berlangsung,” tegansnya.
Pilihan boleh beda, namun dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, menyame braya, persatuan dan kesatuan harus terjaga demi tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Astungkara, dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, Pemilu tahun 2024 tak hanya berlangsung aman, lancar, damai tapi juga sekaligus melahirkan wakil rakyat dan pemimpin bangsa, pilihan rakyat,” pungkasnya.(kar/jon)








