BulelengPolitik

Bawaslu Apresiasi Pokja Netralitas ASN, TNI dan Polri Menuju Pemilu Damai 2024

BULELENG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Buleleng mengapresiasi pembentukan kelompok kerja (pokja) netralitas TNI, Polri serta ASN dan Non ASN menuju Pemilu tahun 2024 berkualitas dan berintegritas. 

Selain partner dalam pengawasan khususnya netralitas TNI, Polri serta ASN dan Non ASN pada penyelenggaraan pesta demokrasi, keberadaan pokja netralitas juga salah satu wujud komitmen institusi maupun instansi pemerintah dalam mewujudkan Pemilu tahun 2024 yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil (Luber dan Jurdil). 

“Kami mengapresiasi pembentukan pokja netralitas oleh jajaran TNI, Polri serta ASN dan Non ASN sebagai komitmen bersama mewujudkan pesta demokrasi, Pemilu tahun 2024 yang Luber dan Jurdil,” tandas Ketua Bawaslu Kabupaten Buleleng, I Kadek Carna Wirata usai mengikuti rakor virtual di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Buleleng, Senin (20/11/2023).

Carna Wirata berharap, komitmen netralitas TNI, Polri serta ASN dan Non ASN yang ditegaskan masing-masing pimpinan instansi maupun institusi baik Pj. Bupati Buleleng, Kapolres Buleleng serta Dandim 1609/ Buleleng pada saat Apel Krida Pemkab Buleleng bersama TNI/Polri dapat terimplementasi hingga ke seluruh jajaran. 

BACA JUGA:  AKBP Widwan Sutadi Mutasi Kasatreskrim dan Kasatsamapta Polres Buleleng

“Dengan adanya keberadaan pokja dan komitmen bersama untuk menjaga netralitas personil TNI, Polri serta ASN dan Non ASN kita berharap tidak ada kesangsian dari penyelenggara, peserta Pemilu tahun 2024 dan warga masyarakat sebagai pemilih untuk bersama-sama menyukseskan pesta demokrasi yang berkualitas dan berintegrasi, dengan azas langsung, umum, bebas, rahasia serta jujur dan adil sebagaimana amanat Undang-undang Republik Indonesia No 7 tahun 2017,” pungkasnya. (kar,dha)

Back to top button