
DENPASAR – Ada perbedaan aturan atau aturan baru diberlakukan di 8-ball dan 15-ball pada Babak Kualifikasi (BK) PON 2023 yang dihelat di Labewa Cue Sports Tangerang Banten pada 4 – 15 November 2023 nanti. Perbedaan aturan ini jika dibandingkan pada BK PON sebelumnya juga di PON XX/2021 di Papua.
Hal itu diutarakan Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov POBSI Bali Welly Soedarno usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) PB POBSI, baru-baru ini. Menurutnya, aturan tersebut dipaparkan secara gamblang di Rakor tersebut.
“Aturan barunya untuk bola 8 misalnya, jika dua pemain draw atau sama kuat maka pemenangnya akan ditentukan melalui shoot out. Misalnya ada bola remis atau draw, dimana pemain sasaran bola 8tertutup bola lawannya di depan lubang, lalu keduanya tak berani menembak dan memilih pukulan salah maka akan ditentukan melalui soot out tersebut,” ujar pria yang akrab disapa Willy itu di Denpasar, Kamis (12/10/2023).
Sedangkan untuk di 15-Ball lanjutnya, jika salah satu pemain misalnya sudah memperoleh poin 40 tapi di meja masih ada 4 atau 5 bole dengan jumlah sama 40 dan pemain yang hendak memukul bola nilainya 0 tapi bisa menghabiskan bola sehingga keduanya berjumlah sama poin 40-40, maka saat itu dilakukan shoot out tapamenghitung posisi skor yang ada.
“Jadi nanti penentuan pemenang melalui spot dengan posisi cue ball pada zone 1 di belakang garis, dan setiap pemain memiliki 4 kesempatan dengan pembagian 2 kali dari kanan dan 2 dari kiri. Tapi jika pada shoot out itu masih draw atau sama kuat, maka spot dimana cue ball berada di belakang posisi dari spot pertama yang masih draw. Dan itu akan menggunakan sistim sudden death,” terang Willy.
Sedangkan untuk English Billiard dipaparkan Willy, pemenang ditentukan melalui spot, setiap pemain memiliki 2 kesempatan akumulasi tertinggi sebagai pemenang, jika masih draw atau saa kuat maka spot sudden death nilai tertinggi sebagai pemenang. (ari/jon)








