
GIANYAR – Video porno yang menyebut pelakunya siswi SMK di Ubud viral di media sosial. Polisi pun langsung melakukan penyelidikan.
Postingan berjudul “Video nakal oknum pelajar SMK Mas Ubud yang berbuat asusila” diunggah akun Info Denpasar. Polsek Ubud langsung mendatangi sekolah dimaksud.
Berdasarkan keterangan pihak sekolah, siswi berinisial WR yang disebut-sebut dalam video itu sudah tamat pada Juli 2023.
Kapolsek Ubud Kompol Made Uder mengatakan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan WR .
“Yang bersangskutan mengatakan tidak pernah melakukan perbuatan asusila. Bahkan diakui yang bersangkutan mengatakan sempat di WhatsApp seseorang, yang isinya meminta uang dengan ancaman akan menyebarkan video asusilanya di medsos,”ujar Kompol Made Uder.
Merasa tidak pernah melakukan tindakan asusila, WR tak menggubris ancaman pelaku.
Berdasarkan keterangan itu, Kompol Made Uder menduga kuat ada unsur penipuan dan pemerasan dari pihak yang memposting video tersebut.
“Modusnya, pemerasan tersebut dilakukan dengan cara memanfaatkan ketakutan korban, dalam hal ini, mengancam siswi yang disebut melakukan tindakan pornografi. Tidak menutup kemukinan tindakan tersebut merupakan modus kejahatan baru dengan memanfaatkan ketakutan korban untuk diviralkan sehingga korban menyerahkan sejumlah uang,” tegasnya.
Kompol Uder mengatakan, dari hasil penelusuran, akun medsos Info Denpasar tersebut diikuti oleh 69 pengikut dan diduga akun bodong. (jay)








