
GIANYAR – Keterbatasan fisik tak menyurutkan antusias warga tuna netra di Kabupaten Gianyar berkumpul untuk memilih pengurus dan penyusunan program kerja dalam Muscab ke-IV Pertuni (Perhimpunan Tuna Netra) di ruang sidang kantor Bupati Gianyar, Selasa (12/9/2023).
Ketua Panitia Yande Suardana mengatakan, dalam Muscab IV akan dilakukan penetapan program kerja dan pemilihan pengurus selama setahun ke depan.
“Berkat dukungan bapak bupati dan pemda, bisa menyelanggarakan muscab ini. Serta sejumlah donatur lainnya,” kata Yande Suardana.
Ketua DPC Anak Agung Raka Putra mengatakan, Pertuni ini adalah orgainsais kemasyarakatan berjenjang. Muscab ini selain penyusunan program kerja, juga untuk melaporkan jasil kinejra pengurus lama.
“Selama 15 tahun ini pemerintah sangat luar bisa mendukung Pertuni. Kalau di kabupaten lain, belum pernah Muscab di hotel. Cabang Gianyar sudah tiga kali Muscab di hotel berkat dukungan pemerintah,” ungkapnya.
Harapannya ke depan pengurus pertuni yang terpilih tetap bisa menyambung silahturahmi dengan pemerintah.
“Harapanya kepada perbekel dan lurah, yang ada diwilayah bapak ibu, bisa diperhatikan, sebab desa ujung tombak negara ini,”harapnya.
Asisten Pemerintahan dan Kesra I Made Mudana mengatakan, sebuah kehormatan dan salut diadakan Muscab ini yang digelar oleh para tuna netra.
“Saya berharap nantinya yang dipilih yang memiliki jiwa pengabdian tinggi tanpa pamrih. Tanpa dukungan anggota pengurus tidak bisa berbuat banyak,”ujarnya.
Selain itu, harapannya meski penyandang tuna netra dapat mensosialisasikan program pemerintah kabupaten Gianyar, yakni penguatan nilai adat.
“Kami sedang melaksanakan isu strategis, dari pariwisata masal ke pariwisata berkualitas. Tahun 2024 akan ada standarisasi tourism,” ujarnya. (jay)








