
GIANYAR – I Wayan Hartawan kembali memimpin Badan Pengawasan Pemilu Kabupaten Gianyar periode 2023 -2028 dalam rapat pleno di Jakarta, Minggu (20/8/2023).
Sehari sebelum itu, I Wayan Hartawan dilantik sebagai anggota bersama dua anggota lainnya, yakni Wayan Gede Sutirta dan Ni Luh Putu Reika Ckrisyanti.
“Komisioner sebelumya telah mengakhiri masa jabatanya pada 14 Februari tahun 2023 yang di dalamnya termasuk saya sendiri. Untuk kali ini komisioner yang terpilih masa jabatan 2023 sampai 2028 yaitu I Wayan Hartawan, I Wayan Gede Sutirta, yang keduanya merupakan incambent dan Ni Luh Putu Reika Ckrisyanti merupakan anggota KPU periode 2018 sampai dengan 2023,” ujarnya I Wayan Hartawan saat dikonfirmasi, Minggu (20/8/2023).
Pada penetapan Pleno, kata Hartawan, dirinya terpilih sebagai ketua sekaligus Kordinator Divisi Sumber Daya Manusia Organisasi Data dan Informasi. I Wayan Gede Sutirta selaku kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS) dan Ni Luh Putu Rieka Ckrisyanti sebagai Kordiv Hukum, Pencegahan, Partisipasi dan Humas (HP2H).
“Setelah penetapan, kami akan melakukan konsolidasi internal dengan mengundang panwascam termasuk juga mereview kembali program kerja yang belum bisa dilaksanakan. Terlebih pentingnya membangun dan memperkuat pengawasan partisipatif. Sehingga semua kompenen dapat berperan aktif dalam upaya pencegahan untuk mewujudkan pemilu yang bermartabat dan berintegritas,” jelasnya.
Hartawan menyampaikan pesan dari Ketua Bawaslu agar langsung mengawasi dan mencermati Daftar Calon Sementara (DCS) caleg yang telah diumumkan.
“Disamping itu, ditekankan tentang solodaritas lembaga, karena kendala internal juga dapat mempengaruhi tugas tugas lembaga, maka dari itu jangan lama lama melakukan adaptasi walau dari organisasi mana pun, profesi apapun, sekarang adalah satu komando dan satu garis perintah yaitu perintah atas nama lembaga Bawaslu,” tandasnya. (jay)








