
foto: Stefan Keltjes, asisten pelatih Bali United. (wb/ist)
DENPASAR – Satu lagi pemain asing Bali United bergabung. Kali ini gelandang asal Palestina, Mohammed Rashid menggantikan Brwa Nouri.
Lengkap sudah dua pemain asing Srdadu Tridatu setelah sebelumnya Jefferson Asiss suah lebih dulu bergabung dan sudah sekali bermain saat melawan Borneo FC lalu.Kini pertanyaannya, saat Bali United duel melawan Madura United pada pekan ketiga Liga 1 Indonesia musim 2023/2024 di Stadion Dipta Gianyar, Sabtu (15/7/2023) pukul 20.00 Wita, siapa yang akan jadi korban?
Bali United butuh poin penuh setelah di dua laga beruntun sebelumnya tak meraih poin dan Madura pastinya datang juga tak mau kalah. Lantas apakah Mohammed Rashid bakal diturunkan pada laga itu nantinya?
Asisten arsitek Bali United Stefan Keltjes saat didampingi pemain Ricky Fajrin pada sesi pre match press conference di Bali United Café, Jumat (14/7/2023), mengutarakan semua itu keputusannya ada ditangan arsitek Stefano “Teco” Cugurra.
“Soal itu arsitek kepala Coach Teco yang menentukan karena beliau yang tahu kondisi pemain. Siapa yang paling siap dalam latihan, dia akan dipilih,” jelas Stefan Keltjes.
Sedangkan terkait kondisi pemain timnas Palestina itu, Stefan Keltjes memaparkan jika dirinya dalam kondisi bugar dan sudah menjalani serangkaian tes mulai dari Medical Check Up hingga kebugaran fisik oleh tim pelatih fisik Bali United. “Sampai saat ini kondisiMohammed Rashid bagus,” ungkapnya.
Menyoal lawan Madura United, skuad Bali United on fire. “Sudah tidak ada masalah soal tim dan kami juga sudah latihan dalam cuaca hujan untuk adaptasi saat berlaga nantinya. Utamanya antisipasi pantulan bola saja,” terang Stefan.
Sedangkan pemain Bali United Ricky Fajrin mengutarakan dirinya dan rekannya sangat siap melawan Madura United sekaligus berharap Bali United bisa menang.
“Madura United punya kualitas di setiap lini. Tapi kami tidak mau gentar dan ingin meraih hasil maksimal,” sebut Ricky Fajrin.
Di lain pihak, arsitek Madura United Mauricio Souza yakin jika mereka tidak akan mudah menecuri poin di markas Bali United, walaupun informasi yang didengarnya kalau suporter tidak akan meramaikan stadion.
“Sayang sekali tidak ada penonton. Kalau ada penonton yang ramai suasana pasti lain. Tapi Bali United tetap tim kuat bagi kami meskipun mereka tidak disupport penuh suporternya,” pungkasnya. (ari,dha)








