
MANGUPURA-Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Kamis (8/6/2023) menerima audiensi prajuru Desa Adat Dalung. Kedatangan para prajuru yang diantaranya I Ketut Windi Paramerta, I Gusti Ketut Putra Surya, I Made Sukarta dan I Nyoman Widana tersebut terkait rencana pembangunan balai Banjar Tegeh Desa Adat Dalung, Kuta Utara.
Para prajuru Desa Adat Dalung ini memaparkan rencana pembangunan balai banjar Tegeh Desa Adat Dalung yang belum pernah tersentuh renovasi. Rencananya, renovasi balai banjar tersebut menghabiskan dana senilai Rp 4,5 miliar.
“Mereka menyampaikan permohonan bantuan untuk perbaikan balai banjar, kurang lebih dananya sekitar Rp 4,5 miliar,” ujar Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata.
Parwata mengaku, akan memfasilitasi permohonan dari Desa Adat Dalung untuk pembangunan balai Banjar Tegeh Desa Dalung.
“Dari tahun 1960-an sampai 1970-an, belum pernah dilakukan suatu rehabilitasi untuk balai Banjar Tegeh Desa Dalung ini,” kata Parwata yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung tersebut.
Terlebih, lanjut Parwata balai banjar ini satu-satunya di Desa Dalung yang belum tersentuh bantuan daripada Pemerintah Badung.
“Jadi karena sudah guyub merek, mereka sudah sepakat untuk mengajukan permohonan maka kami sebagai Ketua DPRD Badung untuk memfasilitasi permohonan mereka untuk diajukan kepada pemerintah,” tegasnya. (litt)








