
GIANYAR – Kasus gigitan anjing di Kabupaten Gianyar harus menjadi perhatian serius. Sebab, setiap bulannya ada ratusan warga terkena gigitan hewan menyalak itu.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Gianyar, Ni Nyoman Ariyuni saat dikonfirmasi, Minggu (4/6/2023) melaporkan selama tiga bulan terakhir di tahun 2023 ada ribuan kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR).
Rinciannya, Januari (421 kasus), Februari (365 kasus), Maret (456 kasus), April (452 kasus), dan Mei (205 kasus).
“Itu data se-Gianyar. Itu data pasien yang kami layani selama ini. Yang digigit tidak semua diberikan vaksin anti rabies, tapi sesuai kasus gigitannya. Untuk data bulan Mei, belum semua masuk,” Ni Nyoman Ariyuni.
Ariyuni menegaskan, ujung tombak penanganan rabies ada di Dinas Pertananian dan Peternakan. Sedangkan Dinas Kesehatan hanya menangani pasien setelah gigitan.
“Vaksin anti rabies di tingkat Puskesmas sementara masih ready. Semoga dengan semakin digalakkannya vaksin rabies untuk hewan, dan kesadaran pemilik hewan peliharaan, kasus akan lebih terkendali. Kami di hilir, ayo kita fokus tuntaskan di hulu sehingga semua lebih terkendali,” harapnya. (jay)








