
GIANYAR – Kodim 1616/Wirasatya Gianyar kembali melaksanakan program Tentara Manggul Masuk Desa (TMMD) yang tahun ini dipusatkan di Desa Siangan.
Dandim 1616 Gianyar Letkol Inf Eka Wira Dharmawan mengatakan,
TMMD di Desa Siangan mengerjakan proyek pembuatan jalan usaha tani yang menghubungkan antara Banjar Roban dengan Banjar Selat.
150 personel akan dikerahkan bergotong royong dengan masyarakat untuk mengerjakan jalan usaha tani sepanjang 1,3 kilometer dengan lebar 3 meter dan ketebalan rabatan beton 10 cm. Anggarannya Rp1,6 miliar bersumber dari APBD Kabupaten Gianyar.
“Setelah kita cek beberapa titik ini yang paling urgent karena untuk jalan usaha tani. Dimana warga di Desa Siangan banyak yang berkeseharian sebagai petani dan selama ini kesulitan dalam mengangkut hasil tani mereka,” ujar Letkol Inf. Eka Wira Dharmawan saat ditemui Senin (3/4/2023).
Proyek ini dikerjakan dengan swakelola padat karya secara bergotong royong oleh masyarakat dibantu unsur TNI. Pelaksanaannya selama 30 hari mulai 10 Mei hingga 10 Juni 2023.
“Mudah-mudahan tidak ada kendala,” ucapnya.
Ia mengakui pembuatan jalan tersebut sempat menemui kendala di awal, yakni bagaimana membujuk warga yang lahannya terdampak pembuatan jalan tersebut.
“Pemilik lahan awalnya memberikan penolakan, tapi kami mediasi dengan kepala desa dan tokoh masyarakat dan akhirnya mereka mengizinkan dan mendukung program ini. Saat ini yang menjadi PR adalah proses pensertifikatan baru lahan yang kena dampak ini. Kami sudah berkoordinasi dengan BPN. Semua akan ditanggung oleh pemerintah. Sebanyak 50 pemilik lahan harus mengubah sertifikatnya,” terang perwira yang akrab disapa King Of Sparco ini.
Selain progam fisik, dalam TMMD kali ini pihaknya juga memiliki sasaran non fisik berupa kegiatan seperti bela negara, pencegahan stunting dan sebagainya. “Termasuk juga jambanisasi, rencana untuk 1 KK,” tandasnya. (jay)








