
GIANYAR – Program pemurnian ayam Bali yang digagas Bupati Gianyar I Made Mahayastra munuai hasil. Dari 48 ayam betina, beberapa di antaranya menetaskan seratusan ekor anak.
Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar, Anak Agung Parwata Kamis (16/2) menjelaskan, program tersebut dimulai Desember 2022. “Ya, kini ada yang sudah menetas, ada yang sedang bertelur. Kami sangat senang,” jelas Agung Parwata.
Sedangkan anakan ayam tersebut nanti akan diseleksi lagi untuk mendapatkan ayam yang benar-benar murni Bali. “Prosesnya masih panjang, anakan itu diseleksi lagi agar mendapat yang murni Bali, nanti anakan itu dikawinkan lagi sesama indukan murni Bali,” jelasnya.
Dikatakan lagi, program pemurnian ayam Bali ini adalah gagasan Bupati Gianyar, dimana ayam Bali yang murni sangat jarang ditemui apalagi untuk kebutuhan upacara agama Hindu.
AA Parwata mengatakan kebutuhan akan ayam Bali seperti jenis biying, ijo, brumbun, wangkas, ireng atau jenis lain seperti biying brahma sangat sulit di dapat untuk kebutuhan upacara Dewa Yadnya atau Bhutta Yadnya.
Ayam yang ada saat ini sudah tidak murni atau campuran dengan pejantan luar, seperti kancingan, Filipina atau pejantan lain yang bukan asli Bali. “Sekalipun misalnya ada ayam biying, namun sudah tidak asli lagi, sudah tercampur dengan jenis lain, apalagi mencari biying brahma, susahnya minta ampun,” bebernya.
Lahan yang digunakan adalah milik BPP Dinas Pertanian Provinsi Bali, Banjar Tarukan, Desa Pejeng. “Luas lahan 1 hektar, sangat memadai untuk pengembangan program ini,” jelas AA Parwata.
Untuk tahap pertama, dikembangkan 50 ekor betina ayam asli Bali dan 16 pejantan asli Bali. Dari 60 ekor yang berumur 6 bulan ini akan terus diternakkan sampai mencapai ratusan. Sedangkan kandang yang disiapkan sebanyak 2 blok dengan ukuran 4 x 8. Dalam satu blok nantinya akan ada 4 kandang kecil menampung indukan. “Target pemurnian ayam Bali, yang ke depannya dikhususkan untuk memenuhi kebutuhan upakara Yadnya di Gianyar dan Bali pada umumnya,” Pungkas AA Parwata. (jay)








