
MANGUPURA- Kelanjutan Pembangunan Gedung Pengadilan Negeri (PN) Badung, akan menjadi salah satu prioritas penganggaran pada APBD Badung tahun 2023.
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I Wayan Adi Arnawa, saat ditemuai di Puspem Badung, Selasa ( 8/11/2022).
Adi Arnawa yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Badung menjelaskan, sudah menjadi komitmen Pemkab Badung dalam hal ini Bapak Bupati untuk memberikan terbaik dalam bidang hukum.
Salah satu wujudnya dengan membangun gedung Kejaksaan Negeri Badung yang sudah diresmikan tahun 2018, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan gedung PN Badung dengan segala fasilitas penunjangnya.
“Dengan nanti terwujudnya gedung PN Badung bisa mendekatkan pelayanan bidang hukum kepada masyarakat, yang selama ini jika ada permasalahan hukum masih berproses di PN Denpasar,”terangnya.
Pembangunan yang dimulai pada tahun 2020 dan harusnya dilanjutkan tahun 2021, terpaksa dihentikan lantaran pandemi Covid-19.
“Saat pandemi mendapatan daerah melorot drastis, dan oleh pemerintah pusat anggaran daerah direfokusing untuk penanggulangan penanggulangan Covid-19,”jelasanya.
Mempertimbangkan kondisi tersebut dengan sangat terpaksa kata dia, kelanjutan pembangunan PN Badung termasuk proyek fisik lainnya untuk sementara ditunda.
Seiring dengan kembali pulihnya pendapatan daerah Badung, pejabat asal Pecatu ini mengungkapkan pihaknya telah meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk melakukan kajian dan perhitungan anggaran melanjutkan pembangunan gedung PN Badung.
“Tentu untuk kelanjutan pembangunan gedung PN Badung akan menjadi salah satu prioritas yang masuk dalam penganggaran di APBD Badung tahun 2023,”ujarnya.
Soal jumlah alokasi anggaran, lanjut dia masih dihitung oleh Dinas PUPR.
“Paling tidak kita menyelesaikan bangunan gedungnya dulu, sedangkan untuk isiannya seperti meubeler kita masukan pada penganggaran berikutnya,”imbuh Adi Arnawa.
Seperti diketahui, proyek pembangunan PN Badung bernilai total Rp70 miliar. Proyek ini meliputi bangunan utama gedung PN Badung berlantai 3 dilengkapi basmant, rumah dinas, serta perlengkapan meubeler.
Mulai dibangun pada tahun 2020 dengan anggaran Rp16,4 miliar dengan pengerjaan multiyears atau tahun jamak. Sayang pandemi Covid-19 melanda sehingga pembangunannya tidak bisa dilanjutkan.(lit/jon)








