
KLUNGKUNG- Cuaca ekstrem ditandai hujan deras yang terjadi sejak Minggu (16/10/2022) hingga Selasa (18/10/2022) masih berlangsung. Sesuai perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) cuaca ekstrem diprediksi terjadi periode 16-21 Oktober 2022.
Bencana hidrometeorologi seperti ancaman banjir, longsor, pohon tumbang dan bencana lainnya masih menghantui warga. Di Klungkung, persisnya di Dusun Kapit,Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, tembok berikut bangunan rumah milik I Made Pasek, mengalami longsor pada Selasa (18/10/2022) malam sekitar pukul 19.30 WITA.
Tanah dan material bangunan tergerus hingga menutupi badan jalan penghubung Dusun Kapit dan Dusun Umanyar. Untungnya tidak ada korbanjiwa dalam peristiwa itu. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 250 juta.
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Kepala BPBD Putu Widiada beserta Kapolsek Banjarangkan AKP I Wayan Sujana, Camat Banjarangkan Dewa Aswin turun meninjau lokasi, Rabu (19/10/2022).
Bupati mengingatkan warga tetap waspada mengingat cuaca ekstrim masih berlangsung. Orang nomor satu di Pemkab Klungkung ini juga mengingatkan warga agar secepatnya berkoodinasi dengan aparat maupun petugas BPBD ketika melihat ada potensi bencana.
“Saya mengingatkan warga Klungkung untuk senantiasa waspada dan berhati-hati, mengingat kondisi cuaca ekstrem diperkirakan masih berlangsung,” tandas Bupati Suwirta.
Petugas BPBD dibantu aparat Polsek Banjarangkan dan warga langsung membersihkan sisa-sisa material yang masih berserakan di pinggir jalan. (yan)








