
BULELENG – Kegiatan gathering digelar BPD Bali Cabang Singaraja dan Seririt bersama calon pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Buleleng.
Momentum ini tak hanya dimanfaatkan Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng Gede Suyasa menyampaikan terima kasih atas pengabdian yang dilakukan, tapi juga memberi support dan motivasi kepada abdi negara yang telah menyelesaikan tugas sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
“Jangan mengatakan diri laskar tidak berguna, juga harus bersyukur karena di luar ada yang tidak bisa menyelesaikan tugas hingga pensiun. Karena, bapak ibu bisa mencapai batas usia pensiun,” tandas Sekda Buleleng Gede Suyasa saat menghadiri gathering calon pensiunan PNS bersama BPD Bali di Gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja, Kamis (29/9/2022).
Sekda Suyasa mengajak seluruh calon pensiunan PNS selalu bersemangat dan juga bersyukur karena bisa menjalankan tugas kedinasan, mengabdi kepada pemerintah dan negara serta masyarakat sampai batas usia pensiun.
“Jangan sampai saat pensiun nanti terjadi degradasi semangat. Posisi pensiun memberi kesempatan luas melakukan aktifitas yang selama ini tidak bisa diikuti karena mematuhi aturan, seperti untuk terjun ke politik praktis. Tidak lagi mengikuti jadwal kantor, penuh total untuk melakukan pengabdian,” tandasnya.
Untuk mendaftar menjadi anggota legislatif maupun kepala daerah, maupun menjadi kelian adat dan organisasi sosial lainnya. “Saya pun akan mengingat pidato saya ini, bahwa harus bersyukur dan senantiasa semangat. Jika ingin berumur panjang maka janganlah berhenti beraktifitas,” tegasnya.
Jika berhenti beraktifitas, kata Suyasa, maka kehidupan semakin cepat berakhir. “Setiap kehidupan harus diberi makna. Makna dilahirkan oleh tekad dan semangat dalam bentuk aktivitas. Kerjakanlah yang bisa dikerjakan sehingga lupa kepada usia, tentunya untuk pekerjaan yang positif. Semoga bisa terus sehat dan beraktifitas, tetap berguna dan bersemangat. Jangan ada kalimat, saya laskar tidak berguna,” tegasnya.
Ia juga berharap calon pensiunan PNS bisa terus melanjutkan hubungan baik dengan BPD Bali dalam hal transaksi perbankkan.
“Karena, Pemkab Buleleng adalah pemilik saham dari BPD Bali. Bahkan, Pemkab Buleleng adalah pemilik saham terbesar keempat dari BPD Bali. Keuntungan bank daerah tentu akan berkontribusi baik terhadap pemerintah daerah. Semakin tinggi dividen semakin tinggi sumbangsih ke APBD yang hilirnya ke pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat, termasuk kesejahteraan pegawai,” pungkasnya. (kar,dha)








