
BULELENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng sepakat bersinergi wujudkan Kota Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN).
Dalam mewujudkan KOTAN, Pemkab dan BNNK Buleleng berkomitmen untuk bersama-sama bergerak meminimalisir peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba, mulai dari sosialisasi sampai dengan tes urine.
“Kami bersama BNNK sepakat mengantisipasi, mengadaptasi dan memitigasi ancaman narkoba. Pemkab Buleleng sudah melakukan sosialisasi ke sekolah tingkat SMP, untuk BNNK juga akan melakukan hal yang sama di Bulan September, tes urine untuk seluruh OPD di lingkup Pemkab Buleleng,” ungkap Asisten I Setda Buleleng Ida Bagus Suadnyana usai rapat konsolidasi di Bali Taman Resort & Spa Lovina, Selasa (23/8/2022).
Senada dengan Asisten I Setda Buleleng, AKBP I Gede Astawa selaku Kepala BNNK Buleleng menandaskan konsolidasi dilakukan dengan Pemkab Buleleng karena melihat situasi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba saat ini yang membutuhkan gerak cepat dalam komunikasi dan komitmen kerjasama berkelanjutan.
“Kami berterima kasih kepada Pemkab Buleleng yang sudah tanggap dalam mencegah peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba, mulai dari sosialisasi dan tes urine sebagai upaya deteksi dini,” terangnya.
Ia berharap, konsolidasi kebijakan terkait KOTAN ini mampu mengkolaborasikan dan memobilisasi sumber daya yang dimiliki seluruh komponen di daerah, baik dari kalangan pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat untuk bersama-sama memperkuat kemampuan daerah dalam upaya mengantisipasi ancaman narkoba. (kar,dha)








