
JEMBRANA – Atraksi Makepung (balapan kerbau), terus digalakkan. Pengembangan tradisi ini, tidak hanya melalui perlombaan namun juga dapat dikemas menjadi atraksi wisata.
Demikian ditegaskan Bupati I Nengah Tamba saat membuka lomba Makepung Bupati Cup 2022 di sirkuit Satyam Jayate Sanghyang Cerik Desa Tuwed. Kecamatan Melaya, Minggu (21/8/2022).
Makepung sebagai tradisi masyarakat Jembrana ini, merupakan barang mahal, tradisi Makepung hanya dimiliki masyarakat Jembrana.
“Jadi warisan budaya ini patut dilestarikan. Untuk pelestariannya, kegiatanya selain rutin diselenggarakan melalui berbagai event, semisal Makepung Jembrana Cup, Makepung Kapolres Cup, bahkan Gubernur Cup. Ajang ini diharapkan sebagai upaya pelestarian budaya,” jelas Bupati.
Akhir tahun ini, Sirkuit All in One di Pengambengan diprediksi selesai pembangunannya. Disana semua atraksi makepung ini, dikemas dijadikan atraksi wisata.
“Melalui makepung kita datangkan wisatawan untuk melihatnya, termasuk kegiatan lainnya seperti melayang-layang, atraksi jegog, tarian, penyelenggaraan dipusatkan di Sirkuit All in One,” kata Bupati.
Event tahunan Makepung Bupati Cup di Sanghyang Cerik Desa Tuwed diikuti 177 pasangan kerbau terdiri dari 94 regu Ijo Gading Barat dan 83 regu Ijo Gading Timur. Lomba ini selain memperebutkan Bupati Cup, serta hadiah total Rp100 juta.
Event ini, sudah lama dinanti lantaran 2 tahun pandemi. Kegiatan ini menyedot ribuan masyarakat yang menonton langsung di arena tersebut.
Sementara Ketua Panitia Makepung I Made Mara mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Jembrana yang telah begitu getol untuk mengembalikan lagi Makepung setelah pandemi dengan semarak dan peningkatan keikutsertaan peserta. (ara,dha)








