
GIANYAR – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar mencatat adanya peningkatan jumlah warga Gianyar yang bekerja di luar negeri selama periode Januari-Juni 2022.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Gianyar Anak Agung Dalem Jagadhita menyebutkan, pada Januari 2022 tercatat ada 46 orang yang menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan pada Juni mencapai 153 orang.
“Keseluruhan PMI yang berangkat 637 orang dengan masa kontrak kerja paling pendek enam bulan. Ada juga mengambil kontrak kerja sampai 12 bulan,” kata Anak Agung Dalem Jagadhita, Selasa (9/8/2022).
Sementara, negara tujuan favorit PMI adalah Italia (204 PMI). Disusul Turki (145 PMI) dan Malvides (67 PMI).
“Di Italia, beberapa PMI bekerja di kapal pesiar, pengaman pantai maupun pekerjaan lain. Sedangkan di Turki hampir 90 persen PMI perempuan sebagai tenaga SPA dan therapist,”sebutnya.
Sedangkan negara tujuan lainnya adalah Polandia, Uni Emirat Arab, Yordan, Bahrain, Srilanka, Hungaria, Kuwait, India, Jepang dan negara lain di wilayah Arab.
“Ya, semoga situasi terus membaik. Saat ini baru 26 negara yang membuka lowongan kerja bagi PMI dan kami berharap bisa mencakup lebih dari 35 negara sehingga PMI asal Bali memiliki lebih banyak peluang,” harapnya.
Terkait adanya beberapa warga Gianyar yang sebelumnya menjadi korban penipuan hingga luntang lantung di luar negeri, Jagadhita kembali mengimbau masyarakat menggunakan agen resmi untuk keberangkatan.
“Masyarakat bisa datang ke Disnaker untuk menanyakan agen yang resmi dan sudah terdaftar dan tentunya lebih mudah melakukan pengawasan,” tandasnya. (jay)








