
KUTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) menyuarakan kampanye ‘war on drugs’ atau perang melawan narkotika bersama kelompok paduan suara mahasiswa dari 28 negara di ajang Bali Internasional Choir Festival (BICF) ke-11 yang dilaksanakan selama tiga hari secara hybrid dan onsite.
Penutupan BICF dipusatkan di Hotel Discovery Kartika Plaza, Bali, Kamis (28/7/2022) malam yang dihadiri Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace bersama sejumlah pejabat. Hasil penilaian 12 dewan juri, Piala Grand Prix BICF 2022 diraih mahasiswa (PSM) “Swara Wadhana” Universitas Negeri Yogyakarta.
Diemui seusai menutup BICF, Kepala BNN Komjen Petrus Reinhard Golose mengatakan, kompetisi paduan suara ini merupakan puncak dari rangkaian Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2022.
“Pesan yang ingin disampaikan adalah menyuarakan perang terhadap narkotika. Sing against drugs bahwa dengan bernyanyi tidak perlu menggunakan narkotika,”tegas Komjen Golose didampingi Kepala BNNP Bali Brigjen Gde Sugianyar Dwi Putra.
Jenderal bintang tiga di pundak ini mengajak 3.000 orang yang hadir dalam BICF menyuarakan perang terhadap narkotika ke 28 negara. “Kegiatan ini diharapkan dapat membuahkan hasil positif dalam menekan peredaran gelap narkotika,”harap mantan Kapolda Bali ini.
BICF digelar pada 26-27 Juli 2022 secara virtual dan langsung di Gedung Dharma Negara Alaya Denpasar. Sedangkan Grand Prix di Discovery Kartika Plaza Hotel pada Kamis (28/7/2022).
Kompetisi diikuti 93 grup paduan suara dari 28 negara. Di antaranya, Indonesia, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, Argentina, Venezuela, Brazil, Mexico, Yunani, Nigera, Afrika Selatan, Bolivia, Chili, Kolombia, Ekuador, Kuba, Guatemala, dan Panama. (dum)








