
JEMBRANA – Menyiapkan SDM andal di bidangnya, Pemkab Jembrana terus menggelar pelatihan kerja.
Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy, melalui kerja sama Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Kampus Triatma Mulya Jembrana.
Pelatihan selama dua hari di Kampus Triatma Mulya, dibuka resmi Bupati Jembrana I Nengah Tamba. Hadir pula Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Hary Budiarto beserta jajaran dan pejabat/pimpinan OPD di lingkup Pemkab Jembrana.
Bupati Tamba menyambut baik pelatihan kewirausahaan digital. Di berharap pelatihan-pelatihan seperti ini agar bisa terus dilaksanakan di Kabupaten Jembrana.
“Pelatihan ini adalah bagian penting, langkah-langkah awal kita menuju Jembrana Emas 2026. Apalagi ini pelatihan entrepreneurship yang berbasis digital, tentu ini sesuai dengan era sekarang yang sudah serba digital. Jadi sangat bermanfaat bagi anak-anak muda kita di Jembrana,” tegasnya.
Bupati Tamba mengharapkan pelatihan ini dapat membantu UMKM setelah sebelumnya diterjang pandemi. Diharapkan pelatihan ini dapat menggerakkan ekonomi digital, meningkatkan penjualan serta membuka akses baru ke pasar yang lebih luas.
Bupati mengingatkan para peserta pelatihan agar bersungguh-sungguh, sehingga pada akhirnya berguna dan bisa diterapkan dalam meningkatkan usaha.
Sementara Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Hary Budiarto menjelaskan Digital Entrepreneurship Academy merupakan program dari Kemenkominfo yang bertujuan menyiapkan SDM unggul untuk mempercepat transformasi digital bidang kewirausahaan dalam rangka meningkatkan ekonomi digital.
“Sasaran program ini mencakup mencetak wirausahawan digital baru, meningkatkan skill kewirausahaan digital maju dan pengembangan kewirausahaan digital di desa yang inklusif,” jelasnya.
Hary menambahkan, program pelatihan ini sangat cocok diterapkan di Jembrana sesuai slogan mengenai mewujudkan Jembrana Emas 2026.
“Kami dari Kementerian Kominfo tentu sangat mendukung akan hal itu. Jadi kita bisa wujudkan seluruh segmen masyarakat itu bisa mengikuti pelatihan-pelatihan digital sehingga kompetensi untuk menguasai dan memanfaatkan teknologi digital itu akan terjadi dan ini akan mampu mewujudkan Jembrana Emas 2026,” pungkasnya. (ara,dha)








