
GIANYAR – Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono menjadi warga kehormatan Puri Ageng Blahbatuh dan dianugerahi penghargaan Kesatria Padma Nusantara yang ditandai penyematan pin emas.
Pantauan WARTA BALI, Rabu (11/5/2022), kedatangan Laksamana TNI Yudo Margono disambut masyarakat dari Jalan Raya Blahbatuh. Ia bersama sujumlah Pengelingsir Puri berjalan kaki menuju Puri Ageng Blahbatuh dengan diiringi panji-panji merah putih, gambelan baleganjur, serta penari Baris.
Penglingsir Puri Ageng Blahbatuh Anak Agung Ngurah Kakarsana mengatakan, pengharagaan Ksatria Padma Nusantara diberikan kepada Laksamana TNI Yudo Margono sesuai keputusan rapat keluarga Kerajaan dan Pendeta Puri Agung Blahbatuh.
“Gelar Ksatria Padma Nusantara ini diberikan melalui penyematan pin emas kehormatan di ulu hati sebagai simbol seorang pemimpin harus memimpin dari lubuk hati,” ujar Anak Agung Ngurah Kakarsana.
Agung Kakarsana menjelaskan, Ksatria Padma Nusantara merupakan tradisi kerajaan yang menetapkan dan telah mepertimbangkan untuk memberikan kepada warga negara yang telah terbukti berkomitmen menjaga, melindungi dan mensejahterakan masyarakat. Hal tersebut masih diwariskan hingga sekarang.
Pin Kehormatan Ksatria Padma Nusantara itu diwujudkan dari bunga padma yang merupakan simbol keutuhan pemimpin. Bunga Padma dianggap bunga tersuci yang hidup di tiga alam, akarnya tumbuh dari dasar bumi pertiwi, bahkan dari lumpur terserat filsafat bahwa seorang pemimpin wajib membumi. Batangnya berada di air menandakan seorang pemimpin wajib menyejukkan, mendamaikan dan menentramkan karena air merupakan simbol kehidupan.
“Kehidupan harus dijaga dan unsur-unsur yang menghancurkan kehidupan harus diselesaikan oleh seorang pemimpin dan bunga padma yang suci selalu ada diatas air tanpa noda, tidak pernah tenggelam oleh air dan lumput merupakan petuah bahwa seorang pemimpin wajib memimpin dan selalu terkoneksi dengan Tuhan Yang Maha Esa dan menyadari eksistensinya,” paparnya.
Maka dari itu, sebelum disematkan dilakukan pemberkatan dan peletakan Pin Emas Kehormatan Ksatria Padma Nusantara pada bunga Padma yang dilakukan di Taman Yasa Puri Ageng Blahbatuh oleh Ida Pedanda Putra Kekeran yang disaksikan oleh Kasal beserta rombongan.
“Pin Emas ini disemayamkan sampai besok kemudian dipetik saat fajar sebelum disematkan kepada KASAL,” jelasnya.
Penyematan pin emas juga dirangkai prosesi upacara di depan Pelinggih Topeng Gajah Mada yang dipimpin Ida Pedanda Putra Kekeran dan diikuti Laksamana TNI Yudo Margono bersama istri disaksikan Ida Dalem Semaraputra dan Pengelingsir Puri Blahbatuh.
“Prosesi ini adalah prosesi sakral dengan tujuan memohon restu dari Maha Patih Gajah Mada,” imbuhnya.
Dengan pemberian gelar kehormatan tersebut, keluarga besar Puri Ageng Blahbatuh dan seluruh masyarakat Bali berharap dan mendoakan agar Kasal dapat menjalankan tugas dengan baik dengan perpegangan pada lima pilar yakni membangun kembali budaya maritim Indonesia, mengaja dan mengelola sumber daya laut, pengembangan infrastruktur dan konektivitas maritim, diplomasi maritim dan membangun kekuatan pertahanan maritim.
“Seluruh masyarakat Bali ikut serta mendoakan agar NKRI kelak menjadi poros maritim dunia dengan kekuatan yang mengarungi dua samudera sebagai bangsa bahari yang sejahtera dan berwibawa dibawah komando bapak Kasal,” tandasnya. (jay)








