
KUTSEL – Aksi gacong jalanan kembali muncul seiring geliat pariwisata di musim libur Lebaran. Mereka beraksi secara kucing-kucingan, di sejumlah jalur pariwisata di wilayah Kecamatan Kuta Selatan.
Hal tersebut dibenarkan adanya oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung IGAK Suryanegara. Dia memastikan, pihaknya telah memberikan atensi serius terhadap aktivitas yang dipandang dapat mencoreng citra pariwisata itu.
“Sejak awal libur Lebaran, gacong jalanan telah menjadi atensi kami,” ungkapnya dihubungi Minggu (8/5/2022).
Namun sekitar sepekan berlalu, dalam atensi tersebut sama sekali belum ada pelaku gacong jalanan yang berhasil digulung. Karena mereka beraksi secara kucing-kucingan. Mereka bubar dan berpindah tempat, begitu diketahui ada petugas yang datang.
“Kami jadinya seperti mengusir hama burung. Begitu datang, mereka langsung kabur,” ungkapnya.
Atensi tersebut, diakui Suryanegara, didasari pula atas adanya informasi dari Bendesa Adat Bualu. Yang mengabarkan soal munculnya kembali keluhan perihal aksi gacong.
“Di awal masa libur Lebaran itu, Bendesa Bualu mengabarkan adanya aksi gacong jalanan yang kembali ramai. Mereka menggedor kendaraan wisatawan yang melintas dan menawarkan untuk berwisata tirta. Bahkan sempat ada warga lokal yang digedor, karena dikira tamu,” bebernya. (adi/jon)








