
DENPASAR – Rumah lantai dua milik anggota polisi, Ifadloh Hidayati (41) di Jalan Ratna, Gang Tunjung nomor 17, Kelurahan Tonja, Denpasar Utara, dilalap api. Dugaan awal penyebab munculnya api karena konsleting listrik pada mobil CRV milik korban yang parkir di garase.
Kebakaran sekitar pukul 21.00 WITA pada Jumat (15/4/2022) itu tak hanya mengakibatkan kerugian material diperkirakan mencapai 1 miliar.
Tetangga korban, Luh Parmi (62) yang mendengar adanya kebakaran keluar rumah sembari menggendong cucunya. Ia menjauh kurang lebih 50 meter.
Melihat api makin membesar, tiba-tiba Luh Parmi muntah-muntah dan terjatuh hingga tak sadarkan diri. Perempuan itu dibawa ke RS Puri Raharja menggunakan ambulans BPBD, tapi nyawanya tak tertolong.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi mengatakan, Ifadloh Hidayati bersama suaminya Kusno yang merupakan anggota Polri sedang taraweh di Masjid Polda Bali.
“Di rumah hanya ada anak pertama korban yaitu Danis Arha,”kata Iptu I Ketut Sukadi.
Saat mau melaksanakan sholat di lantai satu sekitar pukul 19.20 WITA, Danis dikagetkan dengan suara ledakan diduga berasal dari mobil CRV di garase rumahnya.
“Beberapa warga yang mendengar ledakan menggedor-gedor pintu rumah korban. Danis pun keluar dan melihat kobaran api. Dia langsung menelepon orang tuanya,”ungkap Sukadi.
Tiba di rumah, Ifadloh Hidayati bersama suaminya tak bisa berbuat banyak melihat amukan si jago merah. Beberapa warga termasuk cucu dari Luh Parmi yaitu Kadek Adiasa (25) ikut berjibaku berusaha memadamkan api mengunakan peralatan seadanya.
Lantaran api makin membesar hingga merembet ke lantai dua, Kadek Adiasa pun khawatir rumahnya yang hanya berjarak beberapa meter dari TKP terkena jilatan api. Pria asal Singaraja itu memutuskan pulang kemudian mengeluarkan barang-barang.
“Saat itulah istrinya, Luh Putu Andayani memberitahu neneknya lemas dan sedang dipapah. Saksi bergegas menggotong neneknya menuju ambulans BPBD yang ada depan gang. Tidak lama, saksi ditelepon oleh pamannya yang ada di rumah sakit memberitahukan neneknya sudah meninggal,”kata Sukadi.
Sementara itu, beberapa warga yang rumahnya dekat TKP juga mengaku sempat mendengar ledakan dan mengira petasan. Saat keluar, dilihat pantulan cahaya api yang setelah didekati keluar dari bawah kap depan mobil CRV milik korban. Sementara itu, lima unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi dan api baru padam pukul 22.30 WITA. (dum)








