
JEMBRANA – Menjelang mudik Lebaran tahun ini, sejumlah persiapan dilakukan Polres Jembrana. Selain diadakan rekayasa lalu lintas kendaraan, sebelum masuk di Pelabuhan Gilimanuk, juga disiapkan pos pemeriksaan di lima titik sepanjang jalur Denpasar-Gilimanuk.
Di setiap pos juga disiapkan layanan vaksin tahap III atau booster. Adapun persiapan mudik Senin (11/4/2022) selain dilakukan survei lapangan bersama instansi terkait, juga dilaksanakan simulasi pemeriksaan pemudik di posko rest area Pengeragoan, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan.
Simulasi guna memastikan setiap alur pemeriksan pemudik sudah bisa diterapkan.
“Diharapkan kendala yang mungkin muncul akan bisa teridentifikasi saat simulasi, sehingga bisa diantisipasi lebih awal,” terang Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana saat memantau langsung jalannya simulasi di Pekutatan.
Terdapat lima pos yang disediakan sepanjang jalur Pengeragoan hingga Gilimanuk. Setiap pos khusus untuk jenis kendaraan tertentu. Demikian pula sopir bus nanti akan diberikan barcode bahwa bus sudah diperiksa. Sehingga di Gilimanuk tidak lagi dilakukan pemeriksaan.
Pelayanan vaksinasi juga disiapkan melalui gerai vaksin di setiap pos. Bilamana ditemukan pemudik yang belum mendapat vaksin ketiga akan langsung divaksin. Apabila pemudik hanya mendapat vaksin pertama, mereka juga tetap akan divaksin kedua.
Namun pemudik tersebut tetap wajib memiliki surat hasil negatif dari rapid test antigen sebagai syarat perjalanan.
Kepolisian juga akan mengupayakan fasilitas rapid test antigen untuk melengkapi syarat perjalanan bagi pemudik yang belum vaksin ketiga. Karena hanya pemudik yang sudah mendapat vaksin ketiga saja, yang dibebaskan dari syarat rapid test antigen. Untuk itu, dia berharap masyarakat, untuk segera mendapatkan vaksin ketiga sebelum melakukan perjalanan atau mudik.
Dalam simulasi yang melibatkan puluhan personil Polres Jembrana, Polsek Pekutatan, Koramil Pekutatan, termasuk Dinas Perhubungan dan Satpol PP Jembrana. Sasarannya kendaraan kecil dan bus. Selama simulasi dijaring puluhan sopir maupun penumpang, yang belum vaksin ketiga sehingga langsung diberikan vaksin di tempat.
Pemeriksaan kendaraan di setiap pos dimaksudkan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di Gilimanuk, akibat lamanya validasi persyaratan pelaku perjalanan. Sehingga setiap kendaraan yang sudah diperiksa di pos, bisa langsung masuk kapal untuk menyeberang. (ara,dha)








