
KARANGASEM—Si Jago Merah mengamuk dan membakar bangunan utama Pura Dalem Desa Tiying Tali, Kecamatan Abang. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Kendati demikian, kebakaran tersebut memunculkan kerugian hingga Rp 1 Miliar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah, dikonfirmasi, Minggu (10/4/2022) mengatakan, kebakaran bangunan utama Pura Dalem Tiyingtali yang berlokasi di Banjar Dinas Tiyingtali Kelod, Sabtu (9/4/2022) itu, dipicu karena ada warga yang membakar semak belukar berjarak sekitar 15 meter dari areal pura.
“Kejadiannya Sabtu kemarin sekitar pukul 10.14 Wita. Begitu mendapat laporan, 17 orang personil kami langsung bergerak bersama 5 armada mobil tangki untuk melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan setelah satu jam melakukan penanganan,” terang Siki Ngurah.
Selain dibantu warga, upaya memadamkan amukan api yang melahap bangunan utama Pura Dalem yang diempon 700 KK itu, juga melibatkan aparat kepolisian, TNI, BPBD dan perangkat desa.
“Ada empat bangunan pelinggih dan dua bale pawedaan yang terbakar. Kerugian diperkirakan sekitar Rp 1 miliar,” ungkap Siki Ngurah
Sementara itu, informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran bangunan utama Pura Dalem Tiyingtali pada hari Tumpek Landep itu, pertama kali diketahui Jro Mangku Nyoman Merta. Pagi itu, dia bersama Jro Mangku Made Alit (Mangku Dalem) sedang mempersiapan upacara penauran dari keluarga I Wayan Jata. Tapi upacara belum dilaksanakan, api keburu melalap bangunan utama yang beratap ijuk.
Ditengah kepanikan, Mangku Merta lantas memberitahukan peristiwa itu ke Bendesa Adat Tiyingtali dan diterukan dengan melaporkan Dinas Pemadam Kebakaran dan pihak berwajib lainnya. (wat/jon)








