
JEMBRANA – Sejumlah sarana pendidikan gedung sekolah dasar (SD) di Kecamatan Mendoyo, kondisinya sangat memprihatinkan. Bahkan memasuki pembelajaran tatap muka, (PTM) sangat jauh dari kondisi layak untuk kelangsungan proses belajar mengajar.
Seperti terpantau di SD Negeri 4 Yehembang, SD Negeri 6 Yehembang di Desa Yehembang, seluruh atap gedung dan plafon jebol. Yang tak kalah memprihatinkan terjadi SD Negeri 2 Pohsanten di Desa Pohsanten, kondisinya keropos hingga proses belajar murid dipindahkan ke gedung sebelah.
Ketua DPRD Ni Made Sri Sutharmi yang turun langsung memantau ke sekolah dasar di Kecamatan Mendoyo, Selasa (5/4/2022) tak menampik infrastruktur gedung sekolah di Kecamatan Mendoyo, kondisinya tidak layak.
Atas temuan 3 Sekolah Dasar yang rusak parah, Dewan perlu mengusulkan perbaikan ke Dinas Pendidikan.
“Sejatinya usulan sekolah tersebut sudah pernah diajukan di tahun 2020, entah bagaimana belum ada kelanjutan. Untuk itu, diharapkan sekolah-sekolah seperti ini menjadi perhatian khusus dan menjadi skala prioritas dalam pembangunan infrastruktur terutama sarpras di dunia pendidikan di tahun anggaran perubahan TA 2022 ataupun di induk TA 2023. (ara,dha)








