
JEMBRANA – Tim Jelajah Kebangsaan PWI, Senin (21/3/2022) menyinggahi Kabupaten Jembrana. Rombongan touring bermotor yang diberikan tugas khusus mengelilingi 34 provinsi, memulai tour penjelajahan sekaligus pendakian sejak Oktober 2021.
Mengambil start dari Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali.
Di daerah yang mereka singgahi, selain membawa misi Jelajah Kebangsaan PWI Pusat, juga mengeksplor tempat-tempat pegunungan, termasuk tempat wisata, fasilitas umum semisal jalan, lapangan maupun jembatan, serta soal budaya masyarakatnya.
Semua misi penjelajahan dilaporkan melalui pemberitaan setiap harinya, baik di media masing-masing anggota tim maupun media di daerah yang disinggahi.
“Pulau Bali merupakan provinsi ke-27 yang kami singahi, setelah Lombok,” terang Indrawan Ibong didampingi Haji Kunang Pratama, Toni Wibisono dan Yani Kristiani — satu-satunya perempuan dari tim ini.
Sementara Senin (21/3/2022) tim ini singgah di Kabupaten Jembrana. Mereka diterima Bupati Jembrana I Nengah Tamba di Rujab Bupati Jembrana didamping Plt. Kadis Pariwisata Budaya I Komang Wiasa. Tim PWI ini dijamu dengan hidangan nasi lawar klungah, dan ngopi coklat.
“Di sini silakan santai saja sambil istirahat, saya titipkan Jembrana untuk diupdate melalui teman-teman Tim Penjelajah Kebangsaan,” harap Bupati Tamba.
Bupati Tamba juga membeberkan beberapa program percepatan ekonomi yang tengah digalakkan, termasuk rencana groundbreaking pabrik rokok lintingan Mitra Prodin di Desa Penyaringan.
“Melalui kehadiran bapak ibu, wartawan Tim Jelajah Kebangsaan, saya nitip Jembrana, tidak hanya dalam pemberitaan, termasuk eksplore pembangunan dan potensi yang dimiliki Jembrana,” pintanya.
Tim yang juga menyinggahi Museum Manusia Purba di Gilimanuk, lantas minta izin sekaligus pamit melanjutkan perjalanan menuju Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bandung dan kembali ke Jakarta. (ara,dha)








