
GIANYAR – Suluruh fisik bangunan Pasar Ubud akan diratakan sebagai persiapan revitalisasi.
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daeerah (BPKAD) Kabupaten Gianyar membuka lelang seluruh fisik bangunan dengan nilai penawaran Rp 1,5 miliar.
Kepala BPKAD Ngakan Jati Ambarsika mengatakan, proses lelang fisik bangunan Pasar Ubud dimulai pada Jumat (18/2/2022).
Bangunan terdiri dari enam unit bangunan dengan luas berbeda.
“Total luas enam bangunan fisik tersebut 10.000 m2,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Badan Perencanaan Daerah dan Litbang Gianyar, Gede Widarma Suharta mengatakan, Pasar Ubud dibangun bersamaan dengan central parkir di lapangan Astina Ubud serta di wilayah Ambengan.
Bangunan baru Pasar Ubud dilengkapi basement untuk parkir bagi masyarakat setempat yang bertujuan untuk mengurai kemacetan.
“Ini merupakan kajian dari kementrian pusat terhadap kemacetan di kawasan wisata Ubud karena warga setempat selama ini memanfaatkan badan jalan untuk parkir,” ujar Gede Widarma Suharta beberapa waktu lalu.
Ia menyebutkan, pembangunan merupakan proyek penataan kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Ulapan (Ubud, Tegalalang, Payangan) yang dananya bersumber dari APBN senilai Rp 34,6 triliun. (jay)








