
GIANYAR – Anggota Komisi VI DPR RI, I Nyoman Parta mengatakan, pendampingan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) penting dilakukan. Sebab, di tengah persaingan global sekarang ini, diperlukan pemahaman dan pembinaan lebih komprehansif serta berkesinambungan bagi pelaku UMKM.
Hal itu disampaikan I Nyoman Parta di acara Training of Trainer (TOT) Pendamping untuk pendampingan UMKM berkolaborasi dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN) di Denpasar pada Jumat (11/2/2022).
Menurut I Nyoman Parta, TOT memberikan ketrampilan teknis sebagai seorang pendamping untuk membina UMKM. Begitu juga terhadap pelaku UMKM akan mendapat pendampingan secara berkelanjutan hingga menjadi mandiri dan produk memperoleh sertifikat SNI.
“Saya berharap setelah pelatihan ini semuanya bersungguh-sungguh sehingga betul-betul ada hasil dan untuk ke depan kita terus bisa berkolaborasi khususnya untuk usaha-usaha yang harus mendapatkan SNI,” ujar anggota DPR RI asal asal Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar ini.
I Nyoman Parta menyebutkan, biaya untuk memperoleh sertifikat SNI tidak sedikit. Karenanya, ia berharap semua harus serius.
“Ini kesempatan yang baik, aktifkan grup dan diskusi. Saya akan senantiasa terlibat, tidak hanya pendampingan untuk SNI, tapi saya juga sering memfasilitasi pelatihan-pelatihan UMKM, dan teman-teman harus terlibat untuk menciptakan UMKM yang berkualitas,” ungkapnya.
“Kesempatan pasar digital sangat besar, dan peluang ekspor juga potensial. Jadi, ini harus serius agar ke depan ada hasil yang maksimal sesuai yang kita harapkan bersama,” imbuhnya.
Sementara itu, acara TOT diikuti oleh 40 orang pelaku UMKM sekaligus disiapkan sebagai trainer atau pendamping. Kegiatan berlangsung selama tiga hari itu diharapkan mampu memeberikan ruang pendalaman materi sehingga peserta bisa dengan leluasa bertanya dan berdiskusi.
Pada kesempatan itu, Deputi Bidang Akreditasi BSN, Dony Purnomo berharap peserta dapat mengikuti pelatihan itu dengan sungguh-sungguh, mengingat pelatihan itu sangat penting bagi UMKM untuk bisa bangkit bersama memulihkan perekonomian.
“Terima kasih atas keseriusan bapak dan ibu sekalian dalam acara ini. Kerelaan untuk maju bersama-sama,”kata Dony Purnomo.
Pihaknya juga mengapresiasi program ini sebagai bentuk kolaborasi dengan Nyoman Parta yang selama ini sangat dekat dengan pelaku UMKM di Bali.
Sementara itu salah satu peserta TOT, Yogi Eka Yadnya mengucapkan terima kasih kepada anggota Komisi VI DPR RI, I Nyoman Parta dan BSN karena telah menyelenggarakan pelatihan.
“Terima kasih sudah memberikan kami sebagai UKM Bali bisa mendapatkan fasilitas TOT ini. Semoga acara seperti ini terus ada dan dapat memberikan manfaat ke lebih banyak orang,” harapnya. (jay)








