
KARANGASEM—Proyek fisik berupa pengerjaan infrastruktur jalan di Karangasem tahun anggaran 2021 banyak yang belum bisa diselesaikan tempat waktu, sesuai kalender kerja yang ditentukan.
Keterlambatan penyelesaian pekerjaan yang dilakukan rekanan, berimbas pada kualitas proyek yang ada. Terhadap hal ini, Bupati Karangasem I Gede Dana sudah membuat catatan dan segera mengeluarkan rapor merah untuk kontraktor nakal tersebut.
“Para kontraktor yang pekerjaannya kurang baik akan kami berikan rapor merah. Penilaian ini kita berikan sebagai catatan dalam pelaksanaan pekerjaan tahun depan,” tegas Bupati Gede Dana, Rabu (29/12/2021).
Terkait pengawasan proyek pemerintah tersebut, Bupati Dana mengajak para perbekel yang ada di wilayahnya untuk proaktif mengawasi proyek pemerintah yang dijalankan di masing-masing desa.
Menurut Bupati Dana, keterlibatan Perbekel dalam mengawasi pelaksanaan proyek pemerintah sangat penting, guna menjaga kualitas proyek yang dikerjakan rekanan agar manfaatnya bisa lebih lama dirasakan masyarakat.
“Saya sangat senang dan mendukung penuh keterlibatan Perbekel dalam mengawasi proyek-proyek yang dijalankan pemerintah. Sehingga rekanan yang mendapatkan pekerjaan tidak asal-asalan menggarapnya,” ucap Bupati Gede Dana
Proyek fisik yang dijalankan tahun 2021 ini, kata bupati ada beberapa yang mengalami keterlambatan dalam proses penyelesaian pekerjaan dari waktu yang ditentukan. Kendati demikian, rekanan yang lambat menyelesaikan pekerjaannya sudah dikenakan penalti berupa denda 1/1000 dari nilai proyek yang ada.
“Rekanan yang terlambat menyelesaikan pekerjaan sudah diberi punishment dalam bentuk denda. Kami berharap tahun depan keterlambatan penyelesaian proyek seperti ini tidak terulang lagi,” tegasnya.
Bupati juga sangat mengapresiasi sikap Perbekel Desa Ban, Kecamatan Kubu, I Gede Tamu Sugiantara dan Perbekel Seraya Timur, Kecamatan Karangasem, I Made Pertu, yang proaktif melakukan pengawasan pengerjaan proyek yang dijalankan pemerintah di desa masing-masing.
Pengawasan langsung dari masyarakat itu, kebenaran fakta yang ada di lapangan jauh lebih akurat. Karena masyarakat yang akan memanfaatkan langsung dari proyek yang dikerjakan rekanan.
“Saya sangat senang degan peran aktif Perbekel dan masyarakat untuk ikut mengawasi proyek-proyek pemerintah yang ada di desa masing-masing. Saya juga sampaikan terimakasih kepada Perbekel Desa Ban dan Desa Seraya Timur yang sudah intens mengawasi proyek pemerintah yang dikerjakan di desa masing-masing,” pungkas Gede Dana. (wat/jon)








