
GIANYAR – Pemerintah Kabupaten Gianyar mematangkan kesiapan mendirikan mall megah untuk kalangan kelas menengah ke atas menyusul lelang bangunan eks Hardys laku Rp 851 juta.
Hal itu terungkap saat Bupati Gianyar Made Mahayastra rapat bersama OPD terkait dan tim ahli di ruang kerja Bupati Gianyar, Sabtu (7/11/2021).
Pada rapat itu, Sekda Made Gede Wisnu Wijaya melaporkan gedung eks Hardys yang merupakan aset Pemkag Gianyar tidak dimnafaatkan usai berkahirnya masa kontrak pada Januari 2021. Menindaklanjuti rencana membangun mall, dibentuk tim terdiri dari OPD terkait, juga melibatkan ahli ekonomi dan ahli hukum.
Bupati Made Mahayastra yang ditemui usai rapat menjelaskan, setelah masa kontrak eksh hardys selesai, pihaknya membuat perencanaan membangun gedung baru pada lahan tersebut.
“Perencanaannya sudah ada. Eks Hardys akan dibangun mall yang di dalamnya akan ada mall pelayanan publik, restoran termasuk parkir,” kata Bupati Mahayastra sembari menyebut bangunan mall dibuat sama megah dengan Pasar Rakyat Gianyar.
Ia mengungkapkan, proses tender pembongkaran bangunan sudah dilakukan pada Jumat (5/11/2021) dengan nilai penawaran Rp 851 juta lebih dan pemenang lelang sudah harus membayar paling lambat, Selasa (9/11/2021).
“Uang itu masuk kas daerah dan pembongkaran dilakukan selama 40 hari mulai 12 Nopember mendatang,”ujar Mahayastra.
Selesai pembongkaran dilanjutkan tender pembangunan. Mahayastra menjelaskan, pembangunan dan pengelolaan mall nantinya menggunakan sistem bangun guna serah atau built operate and transfer” yaitu bentuk perjanjian kerja sama yang dilakukan antara pemegang hak atas tanah dengan investor yang menyatakan pemegang hak atas tanah memberikan hak kepada investor untuk mendirikan bangunan selama masa perjanjian bangun guna serah (BOT), dan mengalihkan kepemilikan bangunan tersebut kepada pemegang hak atas tanah selama masa bangun guna serah berakhir.
“Dengan bangun guna serah ini kita bisa menentukan peruntukan dari bangunan tersebut, yang bisa kita atur dalam dokumen tender, berbeda dengan sewa seperti biasanya,” ucap Bupati Mahayastra. (jay)








