Aksi Mural Aliansi BEM Se-Bali Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi

0
207
Aksi mural Aliansi BEM Se-Bali Dewata Dwipa depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Selasa 12 Oktober 2021.
Aksi mural Aliansi BEM Se-Bali Dewata Dwipa depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Selasa 12 Oktober 2021.

DENPASAR – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Bali Dewata Dwipa mengelar aksi damai depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, Selasa 12 Oktober 2021.

Aksi bertajuk “Damai Panggung Budaya” itu mengkritisi tiga tahun duet kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster – Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace. Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Bali Dewata Dwipa menggelar orasi dan atraksi melukis (mural) serta pagelaran musik.

Aksi itu mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian bersama Satpol PP Provinsi Bali. ”Terhitung tiga tahun Bali dipimpin oleh Bapak Koster-Ace, berbagai penghargaan dan perubahan memang telah banyak dipersembahkan untuk Bali. Namun, bila melihat realita di baliknya, Bali belumlah menjadi surga yang kerap kali dipuji-puji,” ujar Yohanes Dananjaya selaku perwakilan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Bali Dewata Dwipa.

Aksi tersebut digelar untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi Bali. Mereka menilai berbagai permasalahan klasik belum dapat terselesaikan dengan baik,  seperti krisis air bersih di sejumlah wilayah, belum adanya pengelolaan dan pembuangan limbah yang baik khususnya limbah medis, serta ancaman krisis pangan yang disebabkan semakin maraknya pembangunan di sekitar area persawahan masyarakat. “ Masalah ini pada akhirnya hanya menjadi angin lalu yang tak pernah dijamah dan diselesaikan serius oleh pemerintah,” tegasnya.

Dalam aksinya, sejumlah mahasiswa menggelar seni mural dengan menampilkan beberapa sosok atau tokoh pemimpin yang memegang kebijakan. Aksi juga diselingi pentas akustikan. (sur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 × one =