
JEMBRANA- Roda mutasi dilakukan terhadap guru SD maupun SMP di Kabupaten Jembrana. Bahkan mutasi disaat mulainya pendidikan tatap muka (PTM) mencapai 88 orang kepala sekolah (kepsek) maupun tenaga guru. Penyerahan Surat Keputusan (SK) Kepsek dan guru yang terkena mutasi diserahkan simbolis Bupati I Nengah Tamba digedung Auditorium Jembrana Senin 11 Oktober 2021.
Dikatakan, sebagai tenaga pendidik, tentu seorang guru mempunyai tugas yang sangat mulia dalam membimbing dan mendidik anak–anak didiknya.
“Saya minta para guru mampu mengawal peserta atau anak didiknya menjadi generasi bangsa yang hebat,” tandas Bupati tamba saat menyerahkan SK mutasi.
Ditegaskan Bupati Tamba, prinsip mutasi merupakan sebuah upaya dan kerja keras para guru itu sendiri.
“Pelaksanaan mutasi ini, sudah kajian dan pertimbangkan dengan baik. Tidak saja untuk para kepala sekolah juga untuk guru-guru yang promosi. Namun demikian, mutasi dan promosi itu tentu berdasarkan prestasi dari para guru itu sendiri dan bukan atas like and dislike,” tandasnya.
Sementara Kadis Pendidikan,Pemuda dan Olah Raga Ni Made Wartini menjelaskan, terdapat 88 tenaga pendidik dan kepala SD dan SMP di Kabupaten Jembrana yang mendapat mutasi. Dari 88 orang yang dimutasi itu , meliputi kepala sekolah SD sebanyak 29 orang, promosi 5 orang, reposisi kepsek 1 orang, sementara guru SD yang dimutasi 46 orang.
“Sedangkan untuk SMP yakni, Kepsek 1 orang, promosi 4 orang dan mutasi guru 2 orang,”terangnya. (ara)








