
DENPASAR – Lima pemanah putra dan putri Pengkot Perpani Denpasar bakal mengejar skor diatas skor minimal yang ditentukan PB Perpani, pada Skoring Nasional (Skornas) Usia maksimal 18 Tahun U18 secara virtual yang bakal digelar 14-16 Agustus di SMKTI Mengwi.
Menurut Wakil Ketua I Pengkot Perpani Denpasar Infithar Fajar Putra, PB Perpani menentukan untuk skor minimal pada Skornas virtual itu nomor Recurve Putra yakni 620 dan putri 610. Sedangkan nomor compound putra skor minimal ditentukan 660 dan compound putri 640.
“Skor minimal itu harus dikejar untuk dilewati lima pemanah Denpasar jika ingin bersaing dengan pemanah lainnya di luar Bali yang juga menggelar even itu. Dalam babak kualifikasi itu baik nomor recurve putra dan putri serta compound putra dan putri bakal diberikan total 72 tembakan terdiri dari dua sesi. Jadi satu sesi dilakukan 36 tembakan. Bagi nomor recurve dengan jarak 70 meter dan compound dengan jarak 50 meter,” kata Infithar Fajar Putra, Kamis 12 Agustus 2021.
Semua hasil itu nantinya lanjutnya, akan dilaporkan ke Kemenpora. Sedangkan hasil kualifikasi itu nantinya juga bakal dibuatkan ranking oleh PB Perpani sesuai dari hasil skor pada skornas tersebut.
“Kemungkinan nantinya setelah ada ranking, berapa pemanah yang ditentukan PB Perpani bakal dilanjutkan dengan skoring juga tapi secara off line. Kemungkinan besar juga para pemanah yang terpilih bakal disiapkan atau diproyeksikan untuk kejuaraan panahan junior internasional pada tahun depan yang umumnya digelar 4 seri setiap tahunnya,” tegas Fajar Putra.
Kelima pemanah putra dan putri Perpani Denpasar itu disebutkannya, untuk putri nomer recurve Juanka Aya Habiba Rahardjo, compound putri Arisade Almira Adorabelle dan untuk putra di nomor recurve yakni Aldi Taufikurrohman Al Hajj, nomor compound putra turun Dimas Alvaro Raditya dan satu lagi pemanah compound putra yang memang resmi diundang PB Perpani untuk ikut yakni Gusti Fazli Kertinegoro. (ari)








