
BULELENG – Lonjakan kasus konfirmasi atau aktif, hingga tembus angka 1.105 kasus, disikapi serius Pemkab Buleleng. Pemkab Buleleng melalui Satgas-PP juga memanfaatkan Asrama/Barak Kompi C Kubutambahan sebagai tempat Isolasi Terpusat III bagi pasian berstatus Orang Tanpa Gejala dan Gejala Ringan (OTG-GR).
“Sesuai data informasi dari tim medis, ada 46 orang pasien OTG-GR yang menjalani isolasi terpusat di Kompi C,” ungkap Kordinator Bidang Data Informasi Satuan Tugas Percepatan Penanganan (Satgas-PP) Covid-19 Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan, Senin, 2 Agustus 2021.
Suwarmawan yang juga Kadiskominfosanti Buleleng memaparkan, selain menggenjot vaksinasi dosis II yang sudah mencapai 12,13 % atau 70.192 dari 578.549 dari target sasaran Herd Immunity, 70 % jumlah penduduk Buleleng Satgas-PP Covid-19 Buleleng juga mengoptimalkan tracing, testing dan treatment.
“Tracing dilakukan tim survalens bersama personil TNI/Polri, treatmen dilakukan melalui perawatan medis disejumlah RS Rujukan untuk penanganan pasien bergejala dan memiliki komorbid, sementara pasien OTG-GR yang meningkat dari kluster keluarga ditangani melalui isolasi terpusat dan isolasi mandiri desa/kelurahan,” tandas Suwarmawan seraya menyebutkan pemanfaatan Kompi C dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus konfirmasi.(kar)








