Sidak Puskesmas I Ubud, DPRD Kaget Liat Kursi Tunggu Roboh

0
145
Ketua Komisi IV DPRD Gianyar Ni Made Ratnadi bersama anggota sidak di Puskesmas I Ubud.

GIANYAR – Puskesmas I Ubud mendapat sorotan Komisi IV DPRD Gianyar terutama masalah pelayanan yang dinilai belum optimal.

Dalam sidak, Senin 7 Juni 2021, Ketua Komisi IV Ni Made Ratnadi bersama anggota kaget melihat kursi tunggu Puskemas I Ubud roboh dan terkesan dibiarkan begitu saja. Selain itu, pasien yang menjalani rawat inap dinilai masih sangat rendah padahal tersedia sarana pendukung. “Mestinya dicari langkah-langkah apalagi di sini banyak bule, banyak hotel. Kenapa gak kerja sama dengan hotel ?,” ujar Ni Made Ratnadi kepada wartawan usai melaksanakan sidak.

BACA JUGA:   Satgas di Karangasem Gencar Sidak Masker

Ratnadi juga menyampaikan Puskesmas I Ubud kekurangan dokter. “Berarti belum optimal. Nanti ada rencana sistem on call pakai motor. Itu inovasi dari kepala puskesmas. Setiap ada on call, dokter masuk ke rumah maupun vila,” tegasnya.

Tak hanya Puskemas I Ubud, Komisi IV DPRD juga mendatangi RSUD Sanjiwani dan melihat pasien rawat inap di ruang kelas III justru lebih sedikit dibandingkan ruang kelas II dan kelas I. “Kami mempertanyakan gedung baru kenapa perbandingan ruangan untuk kelas III lebih sedikit dari kelas 2 dan kelas 1. Masyarakat Gianyar banyak menggunakan BPJS maupun memanfaatkan program bantuan kesehatan kelas III dan seharusnya itu lebih banyak,” ungkapnya.

BACA JUGA:   Duh, Pilkada Karangasem Diwarnai Angin Kencang. Begini kondisinya !

Ratnadi tidak ingin masyarakat merasa terbebani keluar uang karena pindah kelas rawat.  Srikandi asal Desa Buruan, Blahbatuh, Gianyar itu pun meminta pihak RS Sanjiwani tetap melayani pasien kelas III. “Kalau ruangan penuh, masyarakat punya kartu BPJS kelas III tetap tidak bayar selama 2×24 jam sekalipun dirawat di ruang VIP. Apabila dalam waktu dua hari tetap tidak dapat kamar, itu risiko rumah sakit. Kalau penuh di kelas III, tetap harus difasilitasi melalui program bantuan kesehatan (BK),” ungkapnya.

BACA JUGA:   Waspada ! Klungkung Sudah 5 Kasus Gigitan Anjing Rabies, Vaksinasi Makin Gencar

Sementara, sidak terakhir di RSU Payangan, Ratnadi menilai pelayanan sudah bagus. “Selain gedung baru, secara kualitas dan perencanaan sangat baik. Yang kerja di sana (nakes) dedikasi tinggi,” ucapnya. (jay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here