
DENPASAR – Rencana permintaan KONI Badung dan Bupati Badung agar Porprov Bali XV yang rencananya digelar pada tahun 2022 agar ditunda menjadi 2023 memunculkan respon dari beberapa KONI Kabupaten dan Pengprov Cabang Olahraga (Cabor). Dua KONI Kabupaten bahkan siap mengikuti tawaran KONI Bali sebelumnya yakni menjadi tuan rumah gotong royong.
“Kami memang menginginkan seperti itu yakni menggelar Porprov Bali XV secara gotong royong menjadi tuan rumah, dengan membagi cabang olahraga (cabor) Porprov Bali dipertandingkan di daerah-daerah. Ya memang harus dikembalikan pada marwah olahraga,” ungkap Ketua Umum KONI Tabanan I Dewa Gede Ary Wirawan saat dihubungi, Jumat 5 Maret 2021.
Diakuinya, Tabanan akan siap dan mendukung tuan rumah secara bergotong royong itu karena demi kelangsungan prestasi atlet. Hanya soal sistimnya itu nanti bakal dibahas lagi.
“Kami lihat lagi nanti saat Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Bali pada 9 Maret mendatang,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua Harian KONI Gianyar Wayan Rutawan. Menurutnya Gianyar setuju dengan gotong royong untuk melaksanakan Porprov Bali.
“Kami setuju gotong royong Porprov Bali karena ini semua pembinaan para atlet utamanya atlet muda. Apalagi Porprov Bali lalu kan sudah diundur satu tahun,” sebut Rutawan.
Begitu juga dengan Pengprov cabor. Pengprov Perkemi Bali salah satunya. Wakil Ketua Umum Perkemi Bali Fredrik Billy juga setuju soal gotong royong tersebut.
“Kami di Perkemi Bali setuju dengan tawaran KONI Bali soal gotong royong itu. Pasalnya even seperti itu sangat penting bagi regenerasi atlet. Dan kami optimis tahun depan pandemi akan drastis turun,” ungkap Fredrik Billy. (ari)








